BERITA POPULER SUMBAR

3 BERITA POPULER SUMBAR: Solar Tersedot ke PETI, Bahaya Rupiah Melemah dan Aksi Pencuri di Pasbar

pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus berlanjut, dinilai sebagai sinyal serius bagi perekonomian Indonesia.

Tayang:
Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
KELANGKAAN SOLAR- Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, saat memberikan keterangan kepada TribunPadang.com, Kamis (4/6/2026). Helmi Heriyanto, mengatakan temuan di lapangan menunjukkan konsumsi solar subsidi untuk aktivitas PETI sangat besar, bahkan mencapai ribuan liter setiap hari hanya di satu titik tambang ilegal. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Simak sejumlah informasi menarik seputar Sumatera Barat (Sumbar) yang dirangkum dalam berita populer Sumbar setelah tayang 24 jam terakhir di TribunPadang.com.

Pertama, Dinas ESDM Sumbar mengindikasikan kuat bahwa maraknya kelangkaan solar subsidi di sejumlah SPBU di Sumbar selama ini berkaitan dengan penyalahgunaan bahan bakar tersebut untuk aktivitas PETI.

Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, mengatakan temuan di lapangan menunjukkan konsumsi solar subsidi untuk aktivitas PETI sangat besar, bahkan mencapai ribuan liter setiap hari hanya di satu titik tambang ilegal.

Kedua, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus berlanjut, dinilai sebagai sinyal serius bagi perekonomian Indonesia.

Ekonom Unand, Syafruddin Karimi menyebut pelemahan rupiah tidak bisa dibaca hanya sebagai pergerakan teknis pasar valuta asing semata.

Ketiga, tndakan kriminal yang menyasar kawasan pemukiman warga kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Seorang pemuda berinisial KV (23) diringkus oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat setelah terbukti melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di sebuah rumah milik seorang lanjut usia (lansia).

Baca selengkapnya berikut ini:

1. Solar Subsidi di Sumbar Diduga Banyak Tersedot ke PETI, Satu Titik Bisa Habiskan 1 Ton

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat mengindikasikan kuat bahwa maraknya kelangkaan solar subsidi di sejumlah SPBU di Sumbar selama ini berkaitan dengan penyalahgunaan bahan bakar tersebut untuk aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).

Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, mengatakan temuan di lapangan menunjukkan konsumsi solar subsidi untuk aktivitas PETI sangat besar, bahkan mencapai ribuan liter setiap hari hanya di satu titik tambang ilegal.

"Solar subsidi itu indikasi kuat disalahgunakan untuk aktivitas PETI. Temuan kita di Sijunjung, satu titik PETI saja per harinya menghabiskan sekitar seribu liter atau satu ton solar subsidi," kata Helmi saat diwawancarai TribunPadang.com, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, jika dihitung secara keseluruhan di Kabupaten Sijunjung, kebutuhan solar subsidi yang diduga tersedot ke aktivitas PETI diperkirakan mencapai 5 hingga 7 kiloliter (KL) per hari.

"Kalau secara total yang kita estimasikan, sekitar 5 KL sampai 7 KL per hari solar subsidi tersedot untuk PETI," ujarnya.

Baca juga: Polisi Bakar Pondok Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat, Sita Puluhan Jeriken Solar

Helmi menyebut dugaan tersebut semakin menguat setelah tim melakukan penindakan dan pengawasan langsung ke sejumlah lokasi tambang ilegal.

Pasalnya, beberapa hari setelah sidak dilakukan, antrean kendaraan yang biasanya mengular di SPBU untuk mendapatkan solar subsidi berangsur berkurang.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved