Banjir Bandang Agam

Banjir Bandang Luluhlantakkan Malalak Timur Agam, Puluhan Rumah Rusak dan Warga Diduga Terbawa Arus

“Di lokasi itu banyak keluarga yang kena. Kejadian pukul 16.00 WIB. Sekitar 90 persen rumah warga di sana rusak,” kata Dessy.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Warga (Dessy Rahma Yanti)
BANJIR BANDANG- Banjir bandang melanda kawasan Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Rabu (26/11/2025) sore. Dessy Rahma Yanti (26), warga Malalak, menyebut hampir seluruh rumah di wilayah tersebut terdampak. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir bandang melanda kawasan Jorong Toboh, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Rabu (26/11/2025) sore.
  • Banjir bandang merusak rumah warga dan fasilitas umum berupa masjid.
  • Kondisi wilayah Jorong Toboh dalam keadaan gelap karena aliran listrik padam sejak tiga hari terakhir akibat longsor.

TRIBUNPADANG.COM, AGAM – Banjir bandang melanda kawasan Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Rabu (26/11/2025) sore. 

Peristiwa tersebut diduga menimbulkan kerusakan parah fasilitas dan menyebabkan sejumlah warga terseret arus.

Dessy Rahma Yanti (26), warga Malalak, menyebut hampir seluruh rumah di wilayah tersebut terdampak.

“Di lokasi itu banyak keluarga yang kena. Kejadian pukul 16.00 WIB. Sekitar 90 persen rumah warga di sana rusak,” kata Dessy kepada TribunPadang.com.

Baca juga: Surau Jamiaturrahmah Tulang Punggung Penguatan Agama di Batu Busuk Padang Terdampak Banjir Bandang

BANJIR BANDANG- Prajurit TNI saat membantu seorang warga melewati lumpur yang terbawa banjir bandang di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Rabu (26/11/2025). 
BANJIR BANDANG- Prajurit TNI saat membantu seorang warga melewati lumpur yang terbawa banjir bandang di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Rabu (26/11/2025).  (Dokumentasi/Warga (Dessy Rahma Yanti))

Ia menambahkan, kerusakan paling parah terjadi dari kawasan Masjid Darun Aman hingga Pasar Kincia Toboh.

“Di sana ada puluhan rumah yang rusak,” ujarnya.

Menurut Dessy, beberapa warga juga dilaporkan terbawa arus banjir bandang.

“Iya, ada korban yang terbawa arus. Dan juga sudah ada yang ditemukan, tetapi kami belum tahu jumlahnya,” ungkapnya.

Baca juga: Akses Jalan Putus, Warga Pagadih Agam Butuh Bantuan Logistik

Dessy menyebut saat kejadian, kondisi wilayah tersebut dalam keadaan gelap karena aliran listrik padam sejak tiga hari terakhir akibat longsor.

“Tadi saat kejadian, lokasi sedang mati lampu. Sudah tiga hari listrik padam karena longsor,” tutupnya.

Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Rahmad Lasmono, membenarkan kejadian banjir bandang tersebut.

“Iya, benar. Kejadian sore ini,” kata Rahmad kepada TribunPadang.com.

Baca juga: Jalan Malalak Terputus Akibat Longsor dan Tanah Terban, BPBD Agam Belum Bisa Menjangkau Lokasi

Ia menyampaikan, berdasarkan laporan awal masyarakat, terdapat satu warga yang diduga hilang terbawa arus.

“Untuk total korban kami belum dapat. Berdasarkan keterangan masyarakat, ada satu korban yang hilang,” jelasnya.

Saat ini, warga terdampak sudah dievakuasi ke pengungsian di daerah Cimpago.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved