Banjir Bandang Agam

Jembatan Rusak Akibat Banjir Lahar Dingin di Agam Mulai Diperbaiki, Target Rampung 6 Bulan

Perbaikan salah satu jembatan rusak akibat banjir lahar dingin di Kabupaten Agam, Sumatera Barat mulai dikerjakan.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
MULAI DIPERBAIKI - Jembatan yang sebelumnya rusak diterjang banjir lahar dingin di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam mulai diperbaiki, Kamis (30/1/2025). Perbaikan jembatan ditargetkan selesai dalam enam bulan kedepan. 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM – Perbaikan salah satu jembatan rusak akibat banjir lahar dingin di Kabupaten Agam, Sumatera Barat mulai dikerjakan.

 Jembatan yang berada di Jorong Kapalo Koto, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua ini sebelumnya hancur diterjang banjir lahar dingin Gunung Marapi pada pertengahan 2024.

Pantauan TribunPadang.com pada Kamis (30/1/2025) di lapangan, pengerjaan menggunakan satu unit alat berat yang tengah memadatkan tanah di sekitar aliran sungai.

Tampak juga sejumlah pekerja yang membangun satu buah sabo dam berukuran sekitar 2 hingga 3 meter.

Sementara itu, tampak juga warga melintas menggunakan jembatan darurat yang terbuat dari kayu dan hanya bisa dilewati oleh sepeda motor.

Baca juga: ATR/BPN dan Kementerian Transmigrasi Bersinergi Sukseskan One Map Policy

Selain itu, sejumlah rumah yang sebelumnya rusak diterjang banjir lahar dingin juga belum diperbaiki.

Erix Aprikardo, selaku Pelaksana Lapangan perbaikan jembatan mengatakan bahwa proses perbaikan jembatan tersebut merupakan perbaikan pertama dari sejumlah jembatan yang rusak karena banjir lahar dingin di Kabupaten Agam.

"Kalau di Kabupaten Agam jembatan ini yang pertama dikerjakan untuk perbaikan," katanya, Kamis (30/1/2025).

Erix menyebutkan bahwa perbaikan jembatan sudah dimulai sejak bulan Desember 2024 lalu.

Sementara itu, Erix mengungkapkan bahwa perbaikan jembatan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan.

"Mudah-mudahan saja tidak ada kendala, jadi kita bisa menyiapkan sebelum target," ujarnya.

Baca juga: DPRD Pasaman Barat Tekankan Penataan Non ASN Butuh Solusi Bersama

Terkait perbaikan jembatan lainnya, Erix menyebutkan bahwa dirinya tidak mengetahui kapan akan dimulai.

"Belum tau kapannya, karena kita cuma mengerjakan yang satu ini saja, lebih jelasnya coba tanya kepada pemerintah daerah," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved