Menteri Wihaji Tekankan Gotong Royong Cegah Stunting Lewat Gerakan GENTING
BKKBN terus memperkuat komitmen menurunkan angka stunting di Indonesia. Salah satunya melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus memperkuat komitmen menurunkan angka stunting di Indonesia.
Salah satunya melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Kegiatan bertajuk “Tumbuh Tanpa Batas” itu dikemas dalam Talk Show Solidaritas Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di Studio 1 Kompas TV, Menara Kompas Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Acara ini diikuti secara daring oleh perwakilan BKKBN dari seluruh provinsi, termasuk BKKBN Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Turut hadir Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Wihaji, Wakil Menteri BKKBN Isyana Bagoes Oka, CEO Tribun Network Dahlan Dahi, serta sejumlah tokoh nasional lainnya.
Baca juga: Jadwal Acara Trans TV Kamis 16 Oktober 2025: Saksikan The Da Vinci Code, Bikin Laper
Sementara di Padang, kegiatan nonton bareng talk show ini juga diikuti puluhan staf BKKBN Sumbar secara daring.
Dalam paparannya, Menteri Wihaji menjelaskan bahwa program GENTING lahir dari filosofi gotong royong dan kepedulian sosial untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat tanpa hambatan gizi.
“Gerakan ini mencerminkan semangat gotong royong untuk masa depan anak bangsa. Semua pihak termasuk pemerintah, swasta, tokoh masyarakat, dan individu punya peran membantu keluarga yang rentan stunting,” ujar Wihaji.
Ia menegaskan, nilai-nilai Pancasila, terutama Persatuan Indonesia dan Keadilan Sosial, menjadi dasar dari gerakan ini.
Selain itu, GENTING juga menghidupkan kembali tradisi “orang tua asuh” dalam budaya Indonesia, yakni membantu tanpa pamrih untuk kesejahteraan bersama.
Baca juga: Jadwal Acara Moji TV Kamis 16 Oktober 2025: Saksikan Livoli Divisi Utama
“Yang mampu membantu yang membutuhkan, agar tidak ada anak yang tertinggal dalam tumbuh kembangnya,” tambahnya.
Menurut Wihaji, Indonesia dikenal sebagai bangsa paling dermawan di dunia selama tujuh tahun terakhir. Fakta ini menjadi dasar kuat untuk membangun gerakan nasional yang berkelanjutan.
Program GENTING berfokus pada intervensi gizi dan edukasi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) keluarga berisiko stunting.
Dukungan diberikan dalam bentuk bantuan pangan bergizi, pendampingan, serta edukasi kepada ibu hamil dan keluarga muda.
“GENTING bukan hanya program bantuan, tapi juga pemberdayaan. Keluarga asuh dan keluarga binaan sama-sama didorong agar mandiri secara ekonomi dan gizi,” jelas Wihaji.
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Kamis, 16 Oktober 2025: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo
| Solok Selatan Matangkan Program Penurunan Stunting 2027, Pemda dan DPRD Satukan Langkah |
|
|---|
| Baznas Sijunjung Raih Penghargaan Menteri Kependudukan, Sukses Tekan Angka Stunting di Sumbar |
|
|---|
| BKKBN Sumbar Gandeng Penulis IPKB, Targetkan Distribusi Makanan Bergizi Gratis untuk Ibu dan Balita |
|
|---|
| Ketua PKK Solok Selatan Serahkan 43 Paket Bantuan Kerawanan Pangan di Pauh Duo untuk Cegah Stunting |
|
|---|
| Angka Stunting Naik Jadi 21,5 Persen, Pemkab Solsel Siapkan Langkah Cepat Lewat Gerakan GENTING |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Sesentuk-dukungsnting-sBKKBN.jpg)