Menteri Wihaji Tekankan Gotong Royong Cegah Stunting Lewat Gerakan GENTING
BKKBN terus memperkuat komitmen menurunkan angka stunting di Indonesia. Salah satunya melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
Wihaji menyebutkan, program GENTING telah menunjukkan hasil positif.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting nasional turun dari 21,5 persen pada 2023 menjadi 19,8 persen pada 2024.
Pemerintah menargetkan angka tersebut turun menjadi 18 persen pada 2025.
Hingga 1 Oktober 2025, program ini telah menjangkau 1,2 juta anak asuh di seluruh Indonesia, melibatkan 271 ribu orang tua asuh, dan menyalurkan lebih dari 1,4 juta paket bantuan senilai Rp 291 miliar.
“Kita tidak hanya bicara gizi, tapi juga intervensi air bersih, sanitasi, dan edukasi pencegahan pernikahan dini,” jelasnya.
Wihaji menegaskan, keberhasilan GENTING bergantung pada kolaborasi seluruh elemen bangsa.
Baca juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 73 Bab 1 Interaksi Antarnegara Asia dan Dunia, Cek Selengkapnya
Kemendukbangga dan BKKBN menggandeng pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi keagamaan, dan media massa agar terlibat aktif dalam program ini.
“Stunting bukan hanya urusan pemerintah. Ini tanggung jawab bersama,” tegas Wihaji.
Sektor swasta juga diajak berpartisipasi melalui program CSR tematik stunting, penyediaan makanan tambahan, perbaikan sanitasi, serta kampanye “Perusahaan Peduli 1000 HPK”.
Selain itu, lebih dari 600 ribu Tim Pendamping Keluarga (TPK) kini aktif mendampingi keluarga berisiko di seluruh Indonesia untuk memastikan perubahan perilaku terjadi di tingkat akar rumput.
Menurut Wihaji, istilah “GENTING” dipilih bukan tanpa alasan. Kata itu merepresentasikan situasi darurat yang perlu segera ditangani.
“Stunting adalah keadaan genting bagi masa depan bangsa. Gerakan ini adalah bentuk cinta terhadap anak Indonesia agar mereka tumbuh menjadi generasi emas 2045,” tutupnya.(*)
| Solok Selatan Matangkan Program Penurunan Stunting 2027, Pemda dan DPRD Satukan Langkah |
|
|---|
| Baznas Sijunjung Raih Penghargaan Menteri Kependudukan, Sukses Tekan Angka Stunting di Sumbar |
|
|---|
| BKKBN Sumbar Gandeng Penulis IPKB, Targetkan Distribusi Makanan Bergizi Gratis untuk Ibu dan Balita |
|
|---|
| Ketua PKK Solok Selatan Serahkan 43 Paket Bantuan Kerawanan Pangan di Pauh Duo untuk Cegah Stunting |
|
|---|
| Angka Stunting Naik Jadi 21,5 Persen, Pemkab Solsel Siapkan Langkah Cepat Lewat Gerakan GENTING |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Sesentuk-dukungsnting-sBKKBN.jpg)