Gunung Marapi Erupsi

Gunung Marapi Erupsi Dua Kali Jumat Pagi, Kolom Abu Teramati Setinggi 300 Meter

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi kedua kalinya pada Jumat (29/8/2025) sekira pukul 09:35 WIB.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Mona Triana
PGA Bukittinggi
ERUPSI GUNUNG MARAPI - Visualisasi Gunung Marapi di Sumatera Barat saat terjadi erupsi, Jumat (29/8/2025). Tinggi kolom abu pada erupsi Marapi tanggal 29 Agustus 2025 tidak teramati lantaran tertutup kabut. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi kedua kalinya pada Jumat (29/8/2025) sekira pukul 09:35 WIB.

"Telah terjadi Erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada tanggal 29 Agustus 2025 pukul 09:35 WIB," kata petugas Pos PGA Bukittinggi, Teguh Purnomo.

Teguh menjelaskan, tinggi kolom abu pada erupsi Gunung Marapi Sumbar teramati setinggi 300 meter di atas puncak, kurang lebih 3.191 neter di atas permukaan laut.

"Sementara, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan itensitas sedang dan consong ke arah Tenggara," bebernya.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 2.5 mm dan durasi ±  23 detik," tambah Teguh.

Baca juga: Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi Jumat Dini Hari, Kolom Abu Tertutup Kabut

Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki atau pengunjung dan wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).

Masyarakat yang bermukim di sekitar lemba atau bantaran dan aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi atau ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).

Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.

Baca juga: Gunung Marapi Erupsi 9 kali Selama Mei 2025, Kolom Abu Tertinggi 1.600 Meter

Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.

Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung Marapi melalui website Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id, website PVMBG https://vsi.esdm.go.id, website Magma Indonesia https://magma.esdm.go.id, aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore, atau melalui media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram @pvmbg_).

 

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved