Kota Padang
Disdukcapil Padang Pastikan Blanko KTP Aman hingga Akhir Tahun, Pemohon Tembus 700 Orang per Hari
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang mencatat jumlah pemohon kini mencapai 500 hingga 700 orang per hari.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Disdukcapil Padang pastikan stok blanko KTP aman hingga akhir tahun.
- Meski begitu, pemohon dokumen kependudukan melonjak hingga 700 orang per hari.
- KK dan KTP jadi dokumen yang paling banyak diurus jelang SPMB 2026.
- Disdukcapil jemput bola ke sekolah untuk perekaman KTP pemula.
- Aktivasi IKD Padang tembus 33 persen, melampaui target nasional.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Stok blanko KTP elektronik Padang dipastikan masih tersedia hingga akhir tahun meski jumlah warga yang mengurus dokumen kependudukan meningkat menjelang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang mencatat jumlah pemohon kini mencapai 500 hingga 700 orang per hari.
Lonjakan permohonan tersebut terutama terjadi pada pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang menjadi salah satu persyaratan administrasi dalam proses pendaftaran sekolah.
Kepala Disdukcapil Kota Padang, Ances Kurniawan, mengatakan peningkatan jumlah pemohon mulai terlihat dalam dua bulan terakhir. Selain kebutuhan pendaftaran sekolah, masyarakat juga banyak mengurus KTP yang rusak, hilang, maupun melakukan perekaman data bagi pemilih pemula.
"Biasanya masyarakat yang datang mengurus dokumen kependudukan sekitar 300 sampai 400 orang per hari. Sekarang meningkat menjadi 500 hingga 700 orang per hari," kata Ances, Jumat (12/6/2026).
Baca juga: Tribun Putih Abu-abu Futsal Series 1 Gresik Resmi Dibuka, Pelajar Berpeluang Training Camp di Eropa
Menurutnya, salah satu faktor utama yang memicu peningkatan tersebut adalah kewajiban melengkapi data kependudukan yang valid dan terbaru dalam proses penerimaan peserta didik baru.
Ia menjelaskan, Kartu Keluarga menjadi dokumen penting dalam pendaftaran sekolah sehingga data yang tercantum harus sesuai dengan data yang tersimpan di sistem administrasi kependudukan nasional.
"KK menjadi salah satu syarat pendaftaran sekolah dan harus real time atau diperbarui. Ini untuk meminimalkan terjadinya kesalahan maupun ketidaksesuaian data," ujarnya.
Meski terjadi peningkatan jumlah pemohon, Ances memastikan ketersediaan blanko KTP elektronik di Kota Padang masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
"Alhamdulillah stok blanko KTP masih aman sampai akhir tahun. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan blanko," katanya.
Baca juga: Bahas LKPD 2025, Komisi III DPRD Padang Soroti Aset Rusak dan Temuan BPK
Jemput Bola Perekaman Pemula
Selain membuka pelayanan di kantor, Disdukcapil Kota Padang juga terus menjalankan program jemput bola ke sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK untuk melakukan perekaman data kependudukan bagi pemula.
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Unggulan (Progul) Kota Padang, yakni Padang Melayani, yang bertujuan mempermudah masyarakat memperoleh layanan administrasi kependudukan.
Melalui program tersebut, siswa berusia 16 hingga 17 tahun dapat melakukan perekaman data lebih awal sehingga saat genap berusia 17 tahun, KTP elektronik mereka sudah siap dicetak.
"Kami datang langsung ke sekolah-sekolah. Jadi ketika usia mereka sudah 17 tahun, tidak perlu lagi antre untuk perekaman karena datanya sudah masuk," jelas Ances.
Baca juga: Harga Sayur di Pasar Raya Padang Masih Tinggi, Daya Beli Masyarakat Turun Drastis
Capaian IKD Lampaui Target Nasional
Di sisi lain, Disdukcapil Kota Padang juga terus mendorong masyarakat memanfaatkan layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital.
| Bahas LKPD 2025, Komisi III DPRD Padang Soroti Aset Rusak dan Temuan BPK |
|
|---|
| UMKM Padang Diminta Kuasai Pemasaran Digital, Pola Belanja Masyarakat Beralih ke Online |
|
|---|
| Raih Nilai 93,67, Pelayanan Publik Kota Padang Catat Rekor Tertinggi Reformasi Birokrasi di Sumbar |
|
|---|
| Investasi Rp2,2 Triliun Masuk Padang Sarai, Pemko Padang Siap Bangun Tiga Hotel dan Lapangan Golf |
|
|---|
| Indeks Reformasi Birokrasi Kota Padang Tertinggi di Sumbar, Wako Fadly Minta ASN Terus Berinovasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/PENINGKATAN-PELAYANAderangan-kepada-wartd.jpg)