Kota Padang
UMKM Padang Diminta Kuasai Pemasaran Digital, Pola Belanja Masyarakat Beralih ke Online
Pemerintah Kota Padang mengimbau pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Pola belanja warga berubah, UMKM Padang diminta segera masuk pasar digital.
- Produk yang laris hari ini bisa tergeser jika pelaku usaha tidak berinovasi.
- Marketplace dan media sosial membuka peluang pasar lebih luas bagi UMKM.
- Padang memiliki 47 ribu UMKM dengan omzet mencapai Rp952 miliar.
- Pemko Padang menargetkan UMKM naik kelas hingga tembus pasar ekspor.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pemerintah Kota Padang mengimbau pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital agar tidak tertinggal di tengah perubahan pola belanja masyarakat yang semakin bergeser ke platform daring.
Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Syahrial Kamat, mengatakan digitalisasi telah mengubah cara masyarakat mencari, memilih, dan membeli produk.
Karena itu, pelaku UMKM dituntut untuk terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, produk yang saat ini diminati masyarakat belum tentu akan tetap bertahan jika pelaku usaha tidak mengikuti perubahan tren dan teknologi.
"Perkembangan teknologi menuntut kita untuk berubah. Kalau tidak mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, kita akan tertinggal. Produk yang hari ini unggul bisa saja tergeser jika tidak terus berinovasi," kata Syahrial, Kamis (11/6/2026).
Baca juga: Raih Nilai 93,67, Pelayanan Publik Kota Padang Catat Rekor Tertinggi Reformasi Birokrasi di Sumbar
Pola Belanja Masyarakat Berubah
Ia menjelaskan, perkembangan marketplace, media sosial, dan berbagai platform digital telah menciptakan pola konsumsi baru di masyarakat.
Jika sebelumnya transaksi lebih banyak dilakukan secara langsung di toko atau pasar, kini masyarakat semakin terbiasa melakukan pembelian secara online.
Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus membuka cabang usaha di berbagai daerah.
Namun di sisi lain, perubahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru karena pelaku usaha harus mampu memahami pemasaran digital, pengelolaan toko online, hingga strategi promosi yang efektif.
Syahrial menilai salah satu kendala yang masih dihadapi sebagian pelaku UMKM adalah keengganan untuk berubah dan memanfaatkan teknologi.
Menurutnya, sebagian pelaku usaha masih merasa nyaman dengan cara-cara konvensional atau belum memahami manfaat yang dapat diperoleh dari transformasi digital.
Baca juga: Investasi Rp2,2 Triliun Masuk Padang Sarai, Pemko Padang Siap Bangun Tiga Hotel dan Lapangan Golf
Ada 47 Ribu UMKM di Kota Padang
Data Pemerintah Kota Padang mencatat saat ini terdapat sekitar 47 ribu UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang dengan total omzet mencapai Rp952 miliar.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi ribuan masyarakat.
Karena itu, Pemko Padang terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu meningkatkan daya saing produk dan memperluas akses pasar.
"Kami berharap UMKM Kota Padang terus naik kelas, dari pasar lokal hingga mampu menjangkau pasar nasional bahkan ekspor. Inilah salah satu program unggulan Pemerintah Kota Padang yang terus kami dorong," ujarnya.
Baca juga: Mubes ILUNI UIN IB Padang September 2026, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi Jadi Ketua Panitia
UMKM Dinilai Sektor yang Paling Tangguh
| Investasi Rp2,2 Triliun Masuk Padang Sarai, Pemko Padang Siap Bangun Tiga Hotel dan Lapangan Golf |
|
|---|
| Indeks Reformasi Birokrasi Kota Padang Tertinggi di Sumbar, Wako Fadly Minta ASN Terus Berinovasi |
|
|---|
| Perda Adat di Kota Padang Disahkan, Fraksi PKS Minta Penguatan Dubalang dan Pendidikan Budaya |
|
|---|
| Pemulung Pingsan dan Terjatuh ke Bandar Bakali Padang, Damkar Evakuasi Korban dari Bawah Jembatan |
|
|---|
| Ketua DPRD Padang: Penyusunan Pokir Mengutamakan Skala Prioritas dan Kebutuhan Riil Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/DIGITALISASI-UMKM-Staf-Ad-Mdgga-ekspor.jpg)