Harga BBM Naik
Harga Sayur di Pasar Raya Padang Masih Tinggi, Daya Beli Masyarakat Turun Drastis
Harga sejumlah komoditas sayur mayur di Pasar Raya Padang masih berada di level tinggi meski beberapa jenis sayuran mulai menunjukkan penurunan
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Harga sayur di Pasar Raya Padang masih tinggi meski sebagian mulai turun.
- Selada sempat Rp50 ribu per kg, kini turun setengahnya.
- Daun sup justru melonjak dari Rp15 ribu jadi Rp50 ribu per kg.
- Rumah makan dan pedagang bakso mulai mengurangi pembelian sayur.
- Pedagang mengaku daya beli turun, kondisi pasar pun ikut berubah.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Harga sejumlah komoditas sayur mayur di Pasar Raya Padang masih berada di level tinggi meski beberapa jenis sayuran mulai menunjukkan penurunan harga dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi tersebut diakui para pedagang berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner yang menjadi pelanggan utama mereka.
Salah seorang pedagang sayur di Pasar Raya Padang, Sabarjak (53), mengatakan kenaikan harga sayuran sudah terjadi sejak bulan Ramadan lalu dan hingga kini sebagian komoditas masih bertahan di harga tinggi.
"Sayur memang naik. Sekarang sebagian sudah mulai turun, tetapi masih ada beberapa yang harganya tinggi," kata Sabarjak kepada TribunPadang.com, Jumat (12/6/2026).
Ia mencontohkan harga selada yang sebelumnya sempat menyentuh Rp 50 ribu per kilogram.
Baca juga: Kebakaran di Kawasan Pasar Raya Padang Hanguskan 34 Bangunan, 38 Warga Mengungsi
Saat ini harga komoditas tersebut mulai turun menjadi sekitar Rp 25 ribu per kilogram.
"Kalau selada kemarin sampai Rp 50 ribu per kilo, sekarang sudah turun jadi Rp 25 ribu. Artinya sebelumnya naik hampir 50 persen," ujarnya.
Menurut Sabarjak, hampir seluruh jenis sayuran sempat mengalami kenaikan harga dengan persentase yang bervariasi.
Bahkan, beberapa komoditas mengalami lonjakan hingga 50 persen.
Ia menduga kenaikan harga dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari cuaca buruk yang berdampak pada produksi hingga kondisi nilai tukar rupiah yang ikut memengaruhi biaya distribusi dan produksi.
Baca juga: Syarat Daftar Sekolah, Warga Urus Dokumen Kependudukan di Padang Melonjak 700 Orang per Hari
"Naiknya bisa karena cuaca yang kurang bagus. Selain itu mungkin juga dipengaruhi kondisi ekonomi dan nilai rupiah," katanya.
Meski harga selada mulai turun, sejumlah komoditas lain seperti kol dan tomat masih mengalami kenaikan harga.
Di sisi lain, harga daun sup juga melonjak cukup tajam.
Jika sebelumnya hanya sekitar Rp 15 ribu per kilogram, kini mencapai Rp 50 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga kangkung yang biasanya dijual Rp 5 ribu kini naik menjadi Rp 10 ribu.
Harga BBM Hari Ini
dampak harga BBM naik
harga sayur
harga sayur naik
harga sayuran
Pasar Raya Padang
| Harga Plastik di Padang Meroket, Beli Nasi Minta Lauk Dipisah Kini Kena Biaya Tambahan Rp1.000 |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok Melambung, Rumah Makan di Padang Naikkan Harga dan Kecilkan Porsi Lauk |
|
|---|
| Rela Tukar Waktu Produktif, Emak-Emak di Padang Serbu Jalur Pertalite Ketimbang Pertamax Rp17.000 |
|
|---|
| Curhat Driver Ojol di Padang Soal Pertamax Naik: Rela Antre Panjang, Demi BBM Subsidi Pertalite |
|
|---|
| Pemprov Sumbar Tegaskan Pengecekan STNK di SPBU Hanya untuk Kendaraan yang Dicurigai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pedagang-sayur-melayani-pembeli-di-Pasar-Raya-Ps.jpg)