Harga BBM Naik

Harga Sayur di Pasar Raya Padang Masih Tinggi, Daya Beli Masyarakat Turun Drastis

Harga sejumlah komoditas sayur mayur di Pasar Raya Padang masih berada di level tinggi meski beberapa jenis sayuran mulai menunjukkan penurunan

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
PEDAGANG SAYUR - Pedagang sayur melayani pembeli di Pasar Raya Padang, Jumat (12/6/2026). Harga sejumlah komoditas sayur mayur seperti kol, tomat, daun sup, dan kangkung masih mengalami kenaikan sehingga berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat serta pelaku usaha kuliner. 

"Jadi rata-rata harga sayur memang masih naik dibandingkan biasanya," ucapnya.

Baca juga: PLN UP3 Solok Gandeng PT KSI, Buka Peluang Tambah Beban Listrik 304,6 kVA di Solok Selatan

Kenaikan harga tersebut, kata Sabarjak, turut memengaruhi pola belanja konsumen. 

Banyak pelanggan yang berasal dari rumah makan, warung makan, hingga pedagang bakso mulai mengurangi pembelian sayur karena biaya operasional meningkat.

"Mereka tidak bisa serta-merta menaikkan harga jual makanan. Akhirnya penggunaan sayur dikurangi supaya biaya tetap bisa ditekan," jelasnya.

Akibatnya, volume pembelian sayur di pasar mengalami penurunan dibandingkan saat harga masih normal.

"Kalau harga naik terus, pembeli tentu mengurangi belanja. Itu yang sekarang kami rasakan," tuturnya.

Bahan Baku Lontong Naik

Kenaikan harga sejumlah bahan pokok turut dirasakan para pedagang makanan di Kota Padang, Sumatera Barat. 

Kondisi tersebut membuat keuntungan pedagang semakin menipis meski harga jual makanan masih dipertahankan.

Salah seorang pedagang lontong sayur di Pasar Raya Padang, Siti Aisyah, mengaku saat ini harus menghadapi kenaikan harga berbagai bahan baku yang digunakan untuk berjualan setiap hari.

Menurutnya, hampir seluruh kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga, mulai dari sayuran, kacang-kacangan, minyak goreng hingga beras.

Siti mencontohkan harga kangkung yang biasa dibelinya seharga Rp 5.000 hingga Rp 7.000 per ikat kini naik menjadi sekitar Rp 10.000 per ikat. 

Baca juga: Harga Emas di Padang Melejit Hari Ini, Satu Ameh Tembus Rp 6 Juta di Pasar Raya

Kangkung tersebut digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat lontong pical yang dijualnya.

"Semuanya bahan pokok mahal, mulai dari sayur, kacang, minyak goreng, beras, kerupuk merah, mi, hingga kangkung," kata Siti Aisyah kepada TribunPadang.com, Jumat (12/6/2026).

Kenaikan harga bahan baku tersebut, menurutnya, berdampak langsung terhadap keuntungan yang diperoleh dari hasil berjualan.

"Tentu keuntungan semakin tipis saat berjualan karena semuanya mahal," ujarnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved