Harga Minyak Goreng
Update Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Raya Padang: Tembus Rp21.000 per Liter
Pedagang sembako di Pasar Raya Padang, Boy (41), membenarkan bahwa harga minyak goreng curah di lapaknya kini dipatok Rp21.000 per liter.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Update harga MinyaKita di Pasar Raya Padang.
- Pedagang menjual dengan rentang harga Rp16.000 hingga Rp17.000.
- Sedangkan minyak goreng curah Rp21.000 per liter.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Harga minyak goreng curah di kawasan Pasar Raya, Kampung Jawa, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, terpantau berada pada angka Rp21.000 per liter pada awal Juni 2026.
Diketahui bahwa minyak goreng curah lebih mahal dibandingkan dengan MinyaKita yang dijual dengan rentang Rp16.000 hingga Rp17.000 di Pasar Raya Padang.
Pantauan TribunPadang.com pada pukul 13.47 WIB, aktivitas jual beli masyarakat cukup ramai di kawasan Pasar Raya Padang.
Selisih Harga Rp5.000 Picu Konsumen Tinggalkan Minyak Curah
Salah seorang pedagang sembako di Pasar Raya Padang, Boy (41), membenarkan bahwa harga minyak goreng curah di lapaknya kini dipatok Rp21.000 per liter.
Boy menyebut harga minyak goreng curah lebih mahal Rp5.000 dibandingkan dengan MinyaKita.
Menurut Boy, harga MinyaKita saat ini justru masih stabil di harga normal Rp16.000 per liter.
Baca juga: Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim Padang Segera Dimulai, Kawasan Ditutup Mulai 15 Juni
"Harga MinyaKita masih normal di harga Rp16.000 per liter, kalau saya menjualnya," kata Boy, Sabtu (6/6/2026).
Ia khawatir, jika harga MinyaKita sampai ikut naik mendekati harga minyak curah, pilihan alternatif bagi masyarakat kurang mampu akan semakin terbatas.
"Jadi kalau masyarakat membeli minyak goreng, rata-rata memilih MinyaKita karena lebih murah," sebutnya.
Pedagang Berharap HET MinyaKita Tidak Naik
Ida Sumarni, salah seorang pedagang sembako di Pasar Raya Padang, secara terbuka menyampaikan harapannya agar pemerintah mengkaji ulang kebijakan tersebut.
Menurut Ida, patokan harga yang berlaku saat ini sebenarnya sudah sangat ideal bagi kantong masyarakat, bahkan ia berharap harganya bisa ditekan lebih rendah lagi.
Jika HET MinyaKita tetap dinaikkan, ia cemas daya beli konsumen akan langsung merosot.
Baca juga: Khwatir Omzet Anjlok, Pedagang Pasar Raya Padang Minta Pemerintah Tak Naikkan HET MinyaKita
"Kalau bisa tidak dinaikkan lagi, nanti masyarakat mengeluh dan penjualan kami menurun. Harga saat ini sudah pas, kalau bisa malah turun lagi," ungkap Ida.
Ida menjelaskan bahwa pihak pabrik atau distributor tempat ia menyetok barang sebenarnya menyarankan harga penjualan MinyaKita di angka Rp16.000 per liter.
Namun pada realitasnya, harga eceran di pasaran berkisar antara Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter tergantung margin yang diambil warung.
Ia khawatir jika harga modal dari hulu ikut naik akibat kebijakan HET baru, harga eceran di pasar akan semakin tak terjangkau oleh pelanggannya.(*)
| Khawatir Omzet Anjlok, Pedagang Pasar Raya Padang Minta Pemerintah Tak Naikkan HET MinyaKita |
|
|---|
| HET Bakal Naik, Pedagang Pasar Raya Padang Tetap Jual MinyaKita Rp16.000 per Liter |
|
|---|
| Minyak Goreng Kemasan belum Turun Harga, Pengamat: Mekanisme Pasar yang Terjadi, Malahan Semu |
|
|---|
| PascaLebaran Penjualan Minyak Goreng di Pasar Raya Padang, Erian: 'Agak Payah, Agak Lamah' |
|
|---|
| Daftar Harga Minyak Goreng Terbaru di Alfamart & Indomaret, Kamis, 21 April 2022 Turun Rp 1000-2000 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/lapak-pedagang-minyak-di-pasar-raya-padang-662026-2.jpg)