Kemacetan di Sitinjau Lauik

Dipicu Truk Rusak, Kendaraan Mengular Panjang di Sitinjau Lauik Sejak Sore hingga Malam

Senada, pengendara lainnya bernama Surya Wahyu menyebut kemacetan di Sitinjau Lauik sudah terjadi sejak pukul 17.30 WIB.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/WAG Sitinjau Lauik
KEMACETAN- Arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan tersendat usai truk rusak di Tunggua, Jumat (5/6/2026). pengendara bernama Surya Wahyu menyebut kemacetan di Sitinjau Lauik sudah terjadi sejak pukul 17.30 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Kemacetan terjadi sejak sore di kawasan Sintinjau Lauik, Kota Padang, Jumat (5/6/2026).
  • Kemacetan masih terjadi hingga malam hari.
  • Kemacetan terjadi tepatnya di kawasan Panorama 2.
  • Surya Wahyu menyebut kemacetan di Sitinjau Lauik sudah terjadi sejak pukul 17.30 WIB.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan tersendat usai truk rusak di Tunggua, Jumat (5/6/2026) malam.

Kejadian ini membuat kendaraan mengular panjang, bahkan dari arah Solok menuju kota Padang, ujung kemacetan sudah melewati Timbangan.

Salah satu pengendara, Jons Manedi mengatakan bahwa kemacetan panjang terjadi di Sitinjau Lauik usai truk rusak di Tunggua.

Ia mengaku sudah terjebak satu jam setengah lebih, akibat kendaraan mengular panjang tersebut saat datang dari arah Padang ke Solok.

Baca juga: Padang Terapkan E-Audit Terintegrasi, Pengawasan Keuangan dan Pengadaan Dilakukan Secara Real Time

"Saya tadi dari arah Padang ke Solok sekira pukul 17.30 WIB, hingga kini masih di Panorama 2," kata dia saat dikonfirmasi.

Melihat kondisi arus lalu lintas saat ini, kemungkinan bakal lancar kembali sekira dua hingga tiga jam ke depan.

"Masih lama, kurang lebih dua atau tiga jam lagi baru lancar seperti semula," sebutnya.

Senada, pengendara lainnya bernama Surya Wahyu menyebut kemacetan di Sitinjau Lauik sudah terjadi sejak pukul 17.30 WIB.

Kemacetan memang dipicu akibat truk rusak, ditambah lokasinya berada di bekas longsor, yakni Tunggua.

Baca juga: Pengusaha Tahu Sumedang Menjerit Akibat Melemahnya Rupiah, 50 Kg Kedelai Kini Tembus Rp549.000

"Sudah sejak sore tadi, sekitar setengah enam sore, sampai sekarang masih sama situasinya," ujar Surya.

Kata dia, kondisi saat ini masih ada truk lain yang melintang di jalan, posisinya sesudah Panorama 2.

Posisi tepatnya di tikungan kelok S, bahkan ditambah truk parkir di bekas longsor besar di Tunggua.

"Ada juga truk lain yang melintang di Kelok S dan di Tunggua yang parkir, menjadi pemicu kemacetan selain truk rusak," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved