Pemprov Sumbar
Rekonstruksi GOR Haji Agus Salim Padang Segera Dimulai, Kawasan Ditutup Mulai 15 Juni
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mematangkan persiapan rekonstruksi total kawasan GOR Haji Agus Salim, Kota Padang
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Fajar Alfaridho Herman
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan segera memulai rekonstruksi total kawasan GOR Haji Agus Salim dengan anggaran APBN sebesar Rp340 miliar.
- Kawasan GOR dijadwalkan ditutup sementara mulai 15 Juni 2026 untuk proses pengosongan lahan, relokasi pedagang, dan pembongkaran bangunan sebelum pembangunan dimulai.
- Pemerintah berharap proyek ini menjadikan GOR Haji Agus Salim sebagai pusat olahraga modern dan destinasi olahraga baru di Kota Padang.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mematangkan persiapan rekonstruksi total kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Haji Agus Salim, Kota Padang. Proyek yang didanai pemerintah pusat senilai Rp340 miliar itu direncanakan mulai memasuki tahap pengosongan lahan dan demolisi dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Mahdianur, mengatakan berbagai tahapan persiapan telah dilakukan, mulai dari proses administrasi hingga sosialisasi kepada para pedagang dan masyarakat yang selama ini beraktivitas di kawasan GOR Haji Agus Salim.
"Insya Allah kita sudah melakukan beberapa persiapan, baik dari proses administrasi maupun sosialisasi kepada masyarakat yang berada di area GOR Agus Salim, termasuk para pedagang dan pengelola gerai. Beberapa kali sosialisasi sudah kita lakukan," kata Mahdianur kepada TribunPadang.com, Kamis (4/6/2026) lalu.
Menurutnya, pemerintah juga telah melakukan penataan terhadap pedagang yang selama ini berjualan di area stadion. Salah satunya melalui pencabutan undian lokasi atau lotting bagi para pedagang yang akan direlokasi.
Baca juga: Kemacetan Truk ke Teluk Bayur Jadi Sorotan, Area Parkir Bypass Disiapkan sebagai Solusi
Pengosongan dan Pembongkaran Segera Dimulai
Mahdianur menjelaskan, saat ini proses pengadaan untuk pekerjaan pengosongan dan pembongkaran kawasan stadion juga telah diumumkan.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum pembangunan fisik dapat dimulai.
"Kita sudah mengeluarkan pengumuman proses tender untuk pengosongan dan peruntuhan area GOR Haji Agus Salim. Karena ini bagian dari proses demolisi yang memang harus dilakukan terlebih dahulu sebelum pembangunan," ujarnya.
Ia menyebut setelah proses tender selesai dan pemenang ditetapkan, maka tahapan berikutnya adalah pengosongan kawasan secara menyeluruh sebelum dilakukan pembongkaran bangunan yang ada saat ini.
Pemerintah Provinsi Sumbar juga telah memasang baliho dan spanduk pemberitahuan di sejumlah titik kawasan GOR sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat.
Baca juga: Pemko Padang Serahkan Ranperda APBD 2025, Pendapatan Asli Daerah Tembus Rp2,85 Triliun
Rencananya, kawasan GOR Haji Agus Salim akan mulai ditutup sementara pada 15 Juni 2026.
"Mulai 15 Juni nanti rencananya kawasan akan ditutup sementara untuk pengosongan, pengamanan proses pembongkaran, dan pembangunan," katanya.
Stadion Berstandar AFC dan Kawasan Sport Tourism
Mahdianur mengungkapkan, pembangunan GOR Haji Agus Salim nantinya tidak hanya berfokus pada stadion utama, tetapi juga penataan kawasan olahraga terpadu yang lebih representatif.
Stadion utama dirancang memenuhi standar internasional atau standar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Pada area ring satu akan dibangun stadion utama, sedangkan ring dua akan difungsikan sebagai kawasan olahraga masyarakat seperti jogging track dan ruang terbuka untuk aktivitas olahraga.
Sementara pada ring tiga akan disiapkan fasilitas penunjang seperti area wisata kuliner, kawasan kunjungan masyarakat, area parkir, hingga sekretariat bersama cabang olahraga di Sumatera Barat.
| Gubernur Mahyeldi Tinjau Situs Menhir Maek, Dorong Peneliti Dunia Ungkap Peradaban Sumbar |
|
|---|
| Tembus Pasar Vietnam untuk Bahan Permen, Pabrik Pinang di Limapuluh Kota Serap 600 Pekerja |
|
|---|
| Gubernur Mahyeldi Hadiri Penyembelihan Sapi Kurban 1 Ton Bantuan Wapres di Limapuluh Kota |
|
|---|
| Menaker RI ke Padang, 3.100 Anak Muda Koto Tangah akan Dilatih IT |
|
|---|
| Sinergi Pemprov Sumbar dan Apindo: Siapkan Strategi Khusus Agar Produk Lokal Tak Lagi Jago Kandang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/060626-mahdianur.jpg)