Harga Bahan Pokok di Padang

Harga Beras di Padang Stabil Tapi Pedagang Cemas Solar Langka, Pengamat Sodorkan 3 Pilihan Pahit

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sejumlah komoditas pangan di Kota Padang, Sumatra Barat, terpantau masih berada di angka aman.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
HARGA BERAS - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, harga sejumlah komoditas pangan di Kota Padang, Sumatra Barat, terpantau masih berada di angka aman, Kamis (21/6/2026). Salah seorang pedagang beras di Pasar Raya Kota Padang, Eri, mengungkapkan bahwa sejauh ini pergerakan harga dagangannya belum menunjukkan lonjakan yang berarti. 

Pilihan kedua yang tidak kalah ekstrem adalah memangkas anggaran belanja di sektor lain, yang berarti pemerintah harus rela mengorbankan proyek infrastruktur produktif, investasi publik, hingga dana bantuan sosial di berbagai daerah. 

Baca juga: Pemkab Dharmasraya Gelar Pasar Murah Besok, Beras SPHP 5 Kg Cuma Rp60 Ribu!

Sementara opsi ketiga adalah menaikkan harga BBM bersubsidi atau memperketat pembatasannya.

Langkah ketiga ini diakui paling sensitif karena dampaknya akan langsung memicu inflasi, mendongkrak ongkos transportasi, dan memukul daya beli masyarakat kecil seperti para pedagang di Pasar Raya Padang. Oleh karena itu, Prof. Syafruddin menyarankan agar pemerintah mengombinasikan ketiga opsi tersebut secara bijak.

Ia menegaskan, skema subsidi terbuka yang diterapkan saat ini sudah tidak sehat dan salah sasaran karena justru dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu. 

Momentum krisis ini harus dimanfaatkan untuk merombak total skema bantuan, dari yang semula menyubsidi barang atau komoditas, diubah menjadi subsidi langsung kepada orang yang membutuhkan.

Sebagai penutup, ia mengingatkan agar proteksi terhadap kelompok rentan

seperti rumah tangga miskin, nelayan, petani, peternak, dan pelaku UMKM menjadi harga mati melalui penyaluran BLT yang cepat dan tepat sasaran. 

Reformasi subsidi ini harus diletakkan dalam bingkai penegakan keadilan sosial, bukan sekadar urusan utak-atik angka di atas kertas APBN. (*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved