Kabupaten Dharmasraya

Pemkab Dharmasraya Gelar Pasar Murah Besok, Beras SPHP 5 Kg Cuma Rp60 Ribu!

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat, terus bergerak cepat dalam menjaga stabilitas ekonomi warganya.

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Pemkab Dharmasraya
PASAR MURAH - Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Kumperdag), pemerintah daerah Dharmasraya kembali menggulirkan program pasar murah. Berdasarkan jadwal yang telah disusun, kegiatan pasar murah tersebut akan dipusatkan di Halaman Masjid Babussalam, Nagari IV Koto Pulau Punjung. Agenda ini siap dilaksanakan Jumat (22/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pasar murah Dharmasraya digelar di Masjid Babussalam Jumat besok.
  • Beras SPHP 5 Kg dijual Rp60 ribu, warga mulai bersiap datang.
  • Minyak goreng, gula, hingga telur dijual lebih murah dari pasaran.
  • Pemkab gandeng BI, Bulog, dan Bank Nagari tekan inflasi daerah.
  • Setelah Pulau Punjung, pasar murah bakal lanjut ke Sungai Rumbai.

TRIBUNPADANG.COM, DHARMASRAYA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat, terus bergerak cepat dalam menjaga stabilitas ekonomi warganya.

Melalui Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Kumperdag), pemerintah daerah setempat kembali menggulirkan program pasar murah.

Langkah konkret ini diambil sebagai salah satu strategi andalan untuk mengendalikan laju inflasi di daerah. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan harga berbagai kebutuhan pokok di tingkat masyarakat tetap stabil dan tidak melonjak.

Sebelumnya, program serupa telah sukses dilaksanakan di Nagari Koto Baru. Pelaksanaan perdana di wilayah tersebut mendapat sambutan dan antusiasme yang sangat tinggi dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan adanya subsidi harga.

Melihat respons positif tersebut, Pemkab Dharmasraya langsung tancap gas menjadwalkan agenda berikutnya. Kali ini, giliran warga di wilayah Nagari IV Koto Pulau Punjung yang akan menjadi sasaran utama program pro-rakyat ini.

Baca juga: Kejati Sumbar Tangkap Dua Buronan Kejari Pasaman Barat di Sasak, Sempat Kabur Usai Divonis MA

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, kegiatan pasar murah tersebut akan dipusatkan di Halaman Masjid Babussalam, Nagari IV Koto Pulau Punjung. Agenda ini siap dilaksanakan Jumat (22/5/2026).

Perlu diketahui, program pasar murah ini bukan sekadar agenda seremonial belata. Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kepada seluruh kepala daerah di Indonesia.

Mendagri meminta agar jajaran pemerintah daerah aktif melakukan intervensi pasar. Intervensi ini dinilai sangat krusial untuk menekan laju inflasi nasional serta memperkuat daya beli masyarakat di tingkat bawah.

Di tingkat kabupaten, program ini juga menjadi wujud komitmen nyata dari Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. Sang Bupati menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kebutuhan pokok warga tetap berada dalam jangkauan yang ramah di kantong.

Kepala Dinas Kumperdag Dharmasraya, Alfiandri, memberikan penjelasan mendalam terkait persiapan agenda ini. Ia menyampaikan keterangan resminya saat berada di Pulau Punjung.

Baca juga: Cuaca Sumbar Hari Ini: BMKG Prediksi Hujan Guyur Padang dan 5 Kota, Bukittinggi Berawan

Menurut Alfiandri, kesuksesan pasar murah ini tidak lepas dari sinergi lintas instansi. Pemkab Dharmasraya tidak berjalan sendiri, melainkan menggandeng sejumlah mitra strategis demi kelancaran acara.

“Pihak-pihak yang diajak berkolaborasi di antaranya adalah Bank Indonesia (BI), Perum Bulog, serta Bank Nagari,”jelasnya Kamis (21/5/2026).

Ia juga mengatakan kerja sama solid ini sengaja dijalin agar pasokan bahan pokok bisa dijual dengan harga yang jauh di bawah harga pasaran normal.

Dalam pasar murah di Halaman Masjid Babussalam nanti, panitia telah menyediakan berbagai macam paket sembako dengan harga yang sangat miring. Warga dipastikan akan mendapatkan keuntungan harga yang signifikan.

Sebagai gambaran, masyarakat dapat menebus beras SPHP kemasan 5 kilogram hanya dengan harga Rp 60.000 saja. Sementara untuk komoditas minyak goreng, warga cukup membayar Rp 12.000 untuk kemasan 1 liter.

Baca juga: 3 BERITA POPULER SUMBAR: Gubernur Kunjungi Tambang, Warga Diterkam Buaya dan Olah TKP Kecelakaan

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved