Kota Padang

UNP Berhentikan Mahasiswa Diduga Terlibat Hubungan Sesama Jenis di Padang

"Pertama terbukti, ada bukti fisik, makanya diberikan sanksi DO," ujarnya.

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
PENYELENGGARAAN HAJI- Sekretaris UNP Erianjoni usai mendampingi Kepala Penyelenggaraan Haji RI, Moch Irfan Yusuf usai kegiatan di Universitas Negeri Padang, Selasa (22/7/2025). Sekretaris Universitas Negeri Padang, Erianjoni, membenarkan bahwa salah satu pria yang terekam dalam video tersebut merupakan mahasiswa UNP angkatan 2025. 

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video penggerebekan di kawasan Air Tawar Barat viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Viral Video Penggerebekan Pasangan Sesama Jenis di Padang

Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penggerebekan terhadap dua orang laki-laki di sebuah kamar kos-kosan kawasan Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), viral di media sosial, Minggu (17/5/2026).

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @kontributorsumbar dan menjadi perbincangan warganet.

Dalam rekaman yang disimak TribunPadang.com, tampak sejumlah orang mendatangi sebuah kamar kost dan menggerebek dua pria yang diduga merupakan pasangan sesama jenis.

Kedua pria itu terlihat hanya mengenakan celana dalam saat berada di dalam kamar.

Baca juga: Antrean Kendaraan di SPBU Meningkat, Pertamina Pastikan Stok Biosolar di Padang Tetap Aman

Selain itu, dalam video juga tampak seseorang membuka percakapan pada aplikasi chat di telepon genggam salah seorang pria yang berisi pesan-pesan bernada mesra.

Menanggapi video viral tersebut, Bhabinkamtibmas Air Tawar Barat, Aiptu Yendri, mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait kebenaran informasi yang beredar.

"Kita sudah mendapatkan informasi tentang video itu. Dari informasi yang beredar, video itu disebut terjadi di Kelurahan Air Tawar Barat, tepatnya di Jalan Gajah IV, dan kejadiannya kabarnya Minggu dini hari," katanya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, polisi telah mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Namun hingga kini, pihaknya belum memperoleh keterangan pasti dari pihak terkait.

"Kita dari pihak kepolisian sudah mencoba mengecek ke lokasi untuk memastikan kebenaran terkait video itu, tapi kita belum bertemu dengan pihak yang berwenang atau bersangkutan, jadi kita belum bisa memastikan," tambahnya.

Baca juga: Kecelakaan Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Tak Dilaporkan, Polisi Baru Selidiki Setelah Kejadian

Hal senada disampaikan Sekretaris Lurah Air Tawar Barat, Emmy. Ia menyebut pihak kelurahan juga belum dapat memastikan kebenaran video maupun informasi yang beredar di media sosial.

"Kita sudah mencoba mencari konfirmasi ke tingkat RW hingga RT, namun mereka juga belum bisa memastikan terkait dugaan penggerebekan tersebut," ujarnya.

Polisi dan Satpol PP Belum Menerima Laporan Resmi

Sementara itu, Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, mengatakan pihaknya tidak menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.

"Tidak ada laporan masuk ke Polsek. Saya juga baru tahu dari rekan-rekan media. Sudah saya tanyakan kepada anggota, kabarnya ditangani oleh pihak Satpol PP," katanya.

Namun, Kabid P3D Satpol PP Kota Padang, Albana, menyebut pihaknya juga belum menerima laporan terkait dugaan penggerebekan tersebut.

"Belum ada laporan masuk ke kita terkait itu, tapi kita coba kroscek dulu, nanti akan kita informasikan kembali," ujarnya singkat.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved