Kota Padang
UNP Berhentikan Mahasiswa Diduga Terlibat Hubungan Sesama Jenis di Padang
"Pertama terbukti, ada bukti fisik, makanya diberikan sanksi DO," ujarnya.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- UNP menjatuhkan sanksi DO kepada seorang mahasiswa yang diduga terlibat hubungan sesama jenis.
- Dalam video yang beredar, tampak seorang pria yang disebut sebagai mahasiswa UNP berada di dalam kamar kos hanya mengenakan celana dalam.
- Sekretaris Universitas Negeri Padang, Erianjoni, membenarkan salah satunya merupakan mahasiswa UNP angkatan 2025.
- UNP akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran berat.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Universitas Negeri Padang (UNP) menjatuhkan sanksi pemberhentian atau drop out (DO) kepada seorang mahasiswa yang diduga terlibat hubungan sesama jenis.
Keputusan tersebut diambil setelah kampus melakukan investigasi terhadap kasus yang viral di media sosial beberapa hari terakhir.
Mahasiswa tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah video penggerebekan di sebuah rumah kos di kawasan Jalan Gajah IV, Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, beredar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria yang disebut sebagai mahasiswa UNP berada di dalam kamar kos hanya mengenakan celana dalam.
Warga yang melakukan penggerebekan juga memperlihatkan isi percakapan di telepon genggam yang diduga berisi pesan bernada mesra dengan sesama pria.
Baca juga: Viral Video Penggerebekan Pasangan Sesama Jenis di Padang, Polisi dan Satpol PP Belum Terima Laporan
Sekretaris Universitas Negeri Padang, Erianjoni, membenarkan bahwa salah satu pria yang terekam dalam video tersebut merupakan mahasiswa UNP angkatan 2025.
"Di dalam video itu hanya satu orang mahasiswa kami, satu lagi tidak tahu. Kami sudah mengambil langkah, sudah diberhentikan atau DO," kata Erianjoni, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, keputusan pemberhentian diambil setelah kampus melakukan penelusuran dan investigasi berjenjang mulai dari tingkat program studi, departemen, fakultas hingga universitas.
Erianjoni mengatakan, video yang beredar menjadi salah satu bahan dalam proses pemeriksaan, disertai bukti lain yang diperoleh kampus selama investigasi berlangsung.
"Pertama terbukti, ada bukti fisik, makanya diberikan sanksi DO," ujarnya.
Ia menegaskan UNP akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran berat yang dinilai bertentangan dengan kode etik dan norma yang berlaku di lingkungan kampus.
Baca juga: Solar Langka di Sumbar, Heru: Sudah Antre 4 Jam Belum Dapat, Seperti Mencari Emas Saja
Selain mahasiswa, kata dia, kebijakan tersebut juga berlaku bagi seluruh sivitas akademika, termasuk tenaga kependidikan dan dosen.
"Kalau terbukti tentu akan kami tindak tegas. Ini berlaku untuk semua, tidak hanya mahasiswa," katanya.
Erianjoni juga mengimbau sivitas akademika maupun masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran serupa yang disertai bukti kuat.
"Kami mengimbau kepada seluruh sivitas akademika, baik mahasiswa, tenaga kependidikan maupun dosen, untuk tidak takut melaporkan segala bentuk tindakan yang mencurigakan atau mengarah pada kekerasan seksual maupun pelanggaran seksual," tuturnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video penggerebekan di kawasan Air Tawar Barat viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.
Viral Video Penggerebekan Pasangan Sesama Jenis di Padang
Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penggerebekan terhadap dua orang laki-laki di sebuah kamar kos-kosan kawasan Kelurahan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), viral di media sosial, Minggu (17/5/2026).
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @kontributorsumbar dan menjadi perbincangan warganet.
Dalam rekaman yang disimak TribunPadang.com, tampak sejumlah orang mendatangi sebuah kamar kost dan menggerebek dua pria yang diduga merupakan pasangan sesama jenis.
Kedua pria itu terlihat hanya mengenakan celana dalam saat berada di dalam kamar.
Baca juga: Antrean Kendaraan di SPBU Meningkat, Pertamina Pastikan Stok Biosolar di Padang Tetap Aman
Selain itu, dalam video juga tampak seseorang membuka percakapan pada aplikasi chat di telepon genggam salah seorang pria yang berisi pesan-pesan bernada mesra.
Menanggapi video viral tersebut, Bhabinkamtibmas Air Tawar Barat, Aiptu Yendri, mengatakan pihaknya masih melakukan pengecekan terkait kebenaran informasi yang beredar.
"Kita sudah mendapatkan informasi tentang video itu. Dari informasi yang beredar, video itu disebut terjadi di Kelurahan Air Tawar Barat, tepatnya di Jalan Gajah IV, dan kejadiannya kabarnya Minggu dini hari," katanya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, polisi telah mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Namun hingga kini, pihaknya belum memperoleh keterangan pasti dari pihak terkait.
"Kita dari pihak kepolisian sudah mencoba mengecek ke lokasi untuk memastikan kebenaran terkait video itu, tapi kita belum bertemu dengan pihak yang berwenang atau bersangkutan, jadi kita belum bisa memastikan," tambahnya.
Baca juga: Kecelakaan Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Tak Dilaporkan, Polisi Baru Selidiki Setelah Kejadian
Hal senada disampaikan Sekretaris Lurah Air Tawar Barat, Emmy. Ia menyebut pihak kelurahan juga belum dapat memastikan kebenaran video maupun informasi yang beredar di media sosial.
"Kita sudah mencoba mencari konfirmasi ke tingkat RW hingga RT, namun mereka juga belum bisa memastikan terkait dugaan penggerebekan tersebut," ujarnya.
Polisi dan Satpol PP Belum Menerima Laporan Resmi
Sementara itu, Kapolsek Padang Utara, AKP Yuliadi, mengatakan pihaknya tidak menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.
"Tidak ada laporan masuk ke Polsek. Saya juga baru tahu dari rekan-rekan media. Sudah saya tanyakan kepada anggota, kabarnya ditangani oleh pihak Satpol PP," katanya.
Namun, Kabid P3D Satpol PP Kota Padang, Albana, menyebut pihaknya juga belum menerima laporan terkait dugaan penggerebekan tersebut.
"Belum ada laporan masuk ke kita terkait itu, tapi kita coba kroscek dulu, nanti akan kita informasikan kembali," ujarnya singkat.(*)
pasangan sesama jenis
Padang
Air Tawar Barat
Padang Utara
ViralLokal
Universitas Negeri Padang
UNP
Multiangle
Erianjoni
| Sidak ke Kelurahan Sungai Sapih, Maigus Nasir Soroti 77 Anak Tidak Sekolah dan Jalan Rusak |
|
|---|
| HJK Padang ke-357 Bakal Lebih Meriah, Kota Tua Disulap Jadi Pusat Festival Gastronomi dan Budaya |
|
|---|
| Dinilai Membahayakan Pengguna Jalan, Pak Ogah di Simpang UNP Ditertibkan Satpol PP |
|
|---|
| Fadly Amran Soroti Penanganan Pascabencana dan Jalan Berlubang Saat Monthly Meeting Pemko Padang |
|
|---|
| Viral Video Penggerebekan Pasangan Sesama Jenis di Padang, Polisi dan Satpol PP Belum Terima Laporan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Sekretaris-UNP-Erianjoni-2272025.jpg)