Pengamen Meninggal di Padang
Diskusi Memanas di RSJ HB Saanin Padang, Massa Minta Rekam Medis Pengamen Karim yang Disebut ODGJ
Peserta aksi mempertanyakan dasar medis pihak rumah sakit yang menyatakan pengamen Karim sebagai Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Pantauan Jurnalis TribunPadang.com, Muhammad Iqbal di lapangan sejak pukul 14.47 WIB, massa datang kendaraan roda dua.
Aksi kali ini merupakan lanjutan dari sebelumnya. Diketahui, massa sudah melakukan aksi di berbagai instansi terkait.
Dimulai dari lokasi diamankan Karim, Pasar Raya, Kantor Satpol PP, Dinsos, Balai Kota Padang hingga RSJ HB Saanin hari ini.
Tuntutan dari massa aksi masih sama, yakni meminta keadilan atas kematian pengamen Karim.
Baca juga: Hantavirus Ramai Dibahas, Dinkes Sumatera Barat Pastikan Belum Ada Laporan Kasus
Salah satu orator mengatakan "Karim datang ke RSJ HB Saanin dalam kondisi sehat, namun kenapa tiba-tiba meninggal dunia".
Orator yang orasi dimulai dari mahasiswa hingga pihak keluarga dari Karim, seperti adiknya bernama Sri Sukma dan sang ayah Rafles.
Dalam orasinya, ayah Karim bernama Rafles menanyakan "Tolong jujur, obat apa yang diberikan kepada anak saya, suntik apa yang diberikan, tolong jujur, kami bukan kedokteran".
"Anak saya bukan ODGJ, anak KTP, anak saya pencinta ulama, dengan Ustad Abdul Somad dekat, tapi kenapa disebut ODGJ," tegasnya.
Sembari berorasi, sang ayah juga menunjukan foto sang anak bertemu Ustad Abdul Somad kepada pihak RSJ HB Saanin yang menyaksikan aksi.
Selain itu, ia juga mengatakan dalam orasinya "Biasanya RSJ HB Saanin tidak ada di demo seperti ini, namun karena anak saya meninggal, dunia akhirat akan saya tuntut, demi Allah saya tidak menerima alasan yang dibuat, jadi tolong jujur," sebutnya.
Baca juga: Pelajar SMA Tewas Tenggelam di Pemandian Lubuk Bonta Padang Pariaman, Jasad Terjepit Celah Batu
Massa Datang
Massa aksi peduli Karim mulai berdatangan di Rumah Sakit HB Saanin Padang, Selasa (12/5/2026) sekira pukul 14.47 WIB.
Lokasi RSJ ini tepatnya berada di Jalan Raya Ulu Gadut, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Diketahui aksi ini merupakan proses mencari keadilan pasca pengamen Karim meninggal dunia usai diamankan Satpol PP Padang.
Karim meninggal dunia pada 25 Maret 2026 lalu di RSJ HB Saanin Padang. Sedangkan ia diamankan oleh Satpol PP di Pasar Raya pada 23 Maret 2026 lalu.
Massa terlihat datang menggunakan sepeda motor, dan membawa beberapa spanduk serta alat perlengkapan aksi lainnya.
Baca juga: Pemkab Solok Selatan Validasi 4.000 Calon Penerima Bantuan Pasang Baru Listrik agar Tepat Sasaran
Pengamen Meninggal di Padang
Pengamen di Pasar Raya Padang
Pengamen
pengamen tewas di Padang
Karim
RSJ HB Saanin
RS Jiwa Prof. HB. Saanin Padang
Prof Dr HB Saanin
| Ayah Pengamen Karim Orasi Depan RSJ HB Saanin Padang Saat Hujan: Tolong Jujur Obat Apa Itu? |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Massa Datangi RSJ HB Saanin Padang, Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim |
|
|---|
| Penanganan Kasus Kematian Karim Dinilai Lambat, Sri Sukma: Mungkin karena Kami Rakyat Kecil |
|
|---|
| 43 Hari Kematian Pengamen Karim Belum Terungkap, Keluarga Kecewa Proses Hukum Lambat |
|
|---|
| Gagal Bertemu Wako Fadly Amran, Massa Aksi Peduli Karim Segel Gedung Balai Kota Padang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Diskusi-antara-peserta-akdminta-pihak-RSJ-d.jpg)