Orang Tenggelam di Padang

Terkendala Luas Medan, Hari Ketiga Pencarian 2 Bocah Hanyut di Pantai Ujung Karang Masih Nihil

“Kendala utama kita di lapangan adalah luasnya area pencarian, sehingga membutuhkan penyisiran lebih maksimal dan waktu yang cukup,” pungkasnya.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Kantor SAR Padang
PENCARIAN ORANG HILANG- Petugas gabungan melakukan pencarian dua orang bocah yang hilang terseret ombak di kawasan Pantai Ujung Karang, Ualak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin (20/4/2026). Danru Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu, sebut pencarian korban di hari ketiga masih nihil dan dihentikan sementara waktu. 

Pencarian kembali dilanjutkan kembali pada Selasa (21/4/2026) besok sekitar pukul 07.30 WIB dengan strategi pencarian lanjutan.

Warga: Tiba-Tiba Ada Teriakan Minta Tolong

Upaya menyelamatkan bocah yang tenggelam kawasan Pantai Ujung Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sabtu (18/4/2026), dilakukan warga, sesaat setelah mengetahui kejadian.

Mayang seorang warga yang ada di lokasi bahkan sempat melarang anak-anak yang hendak berenang saat mereka ada di pantai yang berada di belakang kampus Universitas Bung Hatta itu. 

Sebelum kejadian, dirinya sempat melihat enam orang anak berada di lokasi pantai. 

Dua orang berada di pinggir, sementara empat lainnya berada di bagian tengah laut.

“Awalnya saya melihat ada dua anak di pinggir dan empat di tengah. Tiba-tiba saya mendengar teriakan minta tolong, lalu saya lihat ke arah pantai, ternyata ada yang hanyut,” ujarnya.

Pegangan Terlepas Akibat Ombak

Berdasarkan informasi dari teman korban, dua anak yang pertama kali hanyut adalah Rasyid dan seorang lainnya yang akrab disapa Popo.

Mayang menyebut, saat kejadian sempat ada upaya penyelamatan oleh salah seorang teman korban bernama Naufal. 

Namun usaha tersebut gagal akibat kuatnya ombak.

“Saya lihat Naufal sempat menarik temannya yang hanyut, tapi karena ombak besar, pegangannya terlepas. Akhirnya mereka terpisah, satu ke arah pantai, satu lagi ke arah laut,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Mayang langsung berupaya mencari pertolongan. 

Ia berlari menuju arah kampus dan meminta bantuan kepada petugas keamanan yang ditemuinya.

“Saya sempat ke kampus, ketemu satpam yang sedang makan, lalu dia langsung meninggalkan makanannya dan menuju ke pantai,” katanya.

Baca juga: Breaking News 2 Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belakang Kampus Bung Hatta

Pinjam Ban Bekas untuk Evakuasi

Tak berhenti di situ, Mayang juga berusaha mencari alat bantu untuk evakuasi. 

Ia menuju kawasan pintu muara dan meminta bantuan nelayan yang baru pulang melaut untuk meminjam pelampung dari ban bekas.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved