Orang Tenggelam di Padang

Terkendala Luas Medan, Hari Ketiga Pencarian 2 Bocah Hanyut di Pantai Ujung Karang Masih Nihil

“Kendala utama kita di lapangan adalah luasnya area pencarian, sehingga membutuhkan penyisiran lebih maksimal dan waktu yang cukup,” pungkasnya.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Kantor SAR Padang
PENCARIAN ORANG HILANG- Petugas gabungan melakukan pencarian dua orang bocah yang hilang terseret ombak di kawasan Pantai Ujung Karang, Ualak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin (20/4/2026). Danru Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu, sebut pencarian korban di hari ketiga masih nihil dan dihentikan sementara waktu. 

"Saya dapat kabar jam 16:00 WIB, diberitahu anak, juga dapat kabar dari adiknya yang tinggal di sekitar lokasi," ucap Yulidar dengan mata sembab.

Pergi Bermain Bersama Teman, Keluarga Tidak Tahu

Yulidar tak tahu jika sang cucu pergi meninggalkan rumah untuk pergi berenang ke Pantai Ujung Karang.

Tiba-tiba, kabar duka datang, mengabarkan sang cucu telah hanyut saat berenang di pantai bersama teman-temannya.

"Tidak tahu kalau pergi berenang, tiba-tiba dapat informasi kalau dia hanyut di sini," terang Yulidar dengan tatapan kosong ke arah laut.

Sementara di lokasi, masyarakat begitu ramai menyaksikan proses pencarian. 

Bahkan saat dua perahu milik Kantor SAR Kelas A Padang ditarik ke daratan, rasa penasaran masyarakat tak kunjung mereda.

Perlahan, matahari mulai tenggelam ke laut, awan mulai meredup, pertanda pergantian siang ke malam.

Baca juga: SAR Padang Ungkap Alasan Hentikan Proses Pencarian 2 Bocah Tenggelam di Malam Hari

Di tengah suasana itu, keluarga lainnya tak berhenti berharap terhadap korban. 

Sembab mata cukup membuktikan bagaimana mereka kehilangan sosok anak atau cucu kesayangan.

Mulai dari ibu, ayah, kakak dan kerabat lainnya. Kesedihan mereka tak terbendung, dan harus ditenangkan oleh masyarakat sekitar.

"Saya berdoa terus, bertemu lah cucu saya, dia sekarang kelas 3 di SDN 06 Padang," terangnya.

Perlahan, gelap pun datang, para keluarga masih berharap di tengah derasnya gelombang. 

Menanti cucu kesayangan balik ke daratan.(*)

Sumber: Tribun Padang
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved