Warga Tertabrak Kereta Api

Buruh Asal Cilacap Tewas Tertabrak Kereta di Padang, Saksi: Korban Sering Pakai Headset di Rel

"Sebelum kecelakaan ini, saya sering melihat ia menggunakan headset, bahkan pernah diperingatkan karena berbahaya," ujar Ernawati.

Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar

Kapolsek Pauh, AKP Edi Harto, menyebut awalnya ada laporan penemuan mayat pada pukul 05.30 WIB.

Kemudian dilakukan pengecekan dan diduga korban tertabrak kereta api Indarung-Teluk Bayur.

Usai dilakukan pendataan, korban diketahui bernama Kaslim (50) seorang buruh harian yang berasal dari Tegal Kamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini: Sawahlunto Diguyur Hujan Ringan, 6 Kota Lain Dominan Berawan

"Usai menerima informasi tersebut, kami beserta piket fungsi Poslek Pauh melakukan pengecekan adanya penemuan mayat diduga tertabrak kereta api Indarung-Teluk Bayur," ujarnya.

Personel Polsek Pauh langsung melakukan pendataan dan membawa jenazah ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kata dia, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Informasi tersebut didapatkan Polsek Pauh dari petugas Polsuska.

"Saat itu petugas Polsuska bernama Revanstevano melaksanakan patroli rel kereta api di sepanjang rel Indarung," ujarnya.

Kemudian petugas menemukan mayat di atas rel kereta api dan melaporkannya ke Polsek Pauh.

Sosok Kaslim, Pekerja Proyek Flyover Sitinjau Lauik Tewas Tertabrak KA

WARGA TERTABRAK KA- Warga bernama Asmit Yulita (41), memberikan keterangan saat ditemui di Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut, RT 06, Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (25/3/2026). Asmit sebut korban merupakan sosok baik, ramah dan rajin beribadah.
WARGA TERTABRAK KA- Warga bernama Asmit Yulita (41), memberikan keterangan saat ditemui di Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut, RT 06, Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (25/3/2026). Asmit sebut korban merupakan sosok baik, ramah dan rajin beribadah. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Korban tewas tertabrak kereta api di kawasan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, ternyata merupakan salah satu buruh yang bekerja pada proyek pembangunan Flyover Sitinjau Lauik.

Pria bernama Kaslim (50) asal Jawa Tengah ini diketahui baru menetap di Kota Padang sekitar dua hingga tiga bulan terakhir.

Korban diketahui berasal dari Tegal Kamulyan, Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Warga Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut, Ernawati, menyebut korban tertabrak kereta api bernama Kaslim menyewa sebuah kontrakan.

Baca juga: Buruh Asal Cilacap Tewas Tertabrak KA di Padang, Warga: Orangnya Baik, Ramah dan Sayang Anak-Anak

Kata Ernawati, korban diketahui menyewa sebuah kontrakan bersama pekerja flyover Sitinjau Lauik di Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut.

"Korban sudah tinggal di Perumahan Fakrisindo Ulu Gadut lebih kurang sekitar dua hingga tiga bulan terakhir," ujar Ernawati, Rabu (25/3/2026).

Dikenal Sangat Penyayang dan Suka Beri Uang Jajan ke Anak-anak

Korban tertabrak kereta api di kawasan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dikenal sebagai sosok yang ramah dan rajin beribadah.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved