Warga Tertabrak Kereta Api
Baru 3 Bulan Menetap di Limau Manis Selatan, Kaslim Buruh Cilacap Tewas Tertabrak KA di Padang
Dalam kesehariannya, korban dinilai menyukai anak-anak, dan sering memberi uang jajan mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Selama periode Januari hingga Maret 2026, sebanyak empat orang dilaporkan meninggal akibat tertabrak kereta api.
- Terbaru satu orang meninggal dunia akibat tertabrak kereta di Limau Manis Selatan, Padang.
- Berdasarkan keterangan masinis, sebelum kejadian korban terlihat dalam posisi tidur di jalur rel.
- Hingga akhir Maret 2026 telah terjadi dua kecelakaan yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Meski baru tiga bulan merantau di Kota Padang, Kaslim (50) telah meninggalkan kesan mendalam bagi warga Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut, Limau Manis Selatan.
Buruh proyek Flyover Sitinjau Lauik yang tewas tertabrak kereta api pada Rabu (25/3/2026) ini, dikenang warga sebagai sosok yang sangat menyayangi anak-anak dan tak segan menyisihkan upah hariannya untuk berbagi uang jajan.
Korban merupakan seorang buruh harian yang berasal dari Tegal Kamulyan, Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Kaslim ditemukan sudah tidak bernyawa di dekat rel yang ada di RT 06/RW 02, Limau Manis Selatan, pada Rabu (25/3/2026|) sekitar pukul 03.00 WIB.
Baca juga: Kronologi Buruh Cilacap Tertabrak KA Barang di Padang, Korban Diduga Tidur di Jalur Kereta
Warga Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut, Ernawati, menyebut korban diketahui menyewa sebuah kontrakan bersama pekerja flyover Sitinjau Lauik di Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut.
Kata Ernawati, korban diketahui menyewa sebuah kontrakan bersama pekerja flyover Sitinjau Lauik di Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut.
"Korban sudah tinggal di Perumahan Fakrisindo Ulu Gadut lebih kurang sekitar dua hingga tiga bulan terakhir," ujar Ernawati.
Dalam kesehariannya, Ernawati mengenal Kaslim sebagai sosok yang baik, ramah terhadap anak-anak serta masyarakat, dan rajin beribadah.
Baca juga: Empat Orang Tewas Tertabrak Kereta di Sumbar Sepanjang 2026, Kasus Terbaru di Limau Manis Selatan
"Baik sama anak-anak, ramah, rajin salat wajib dan tarawih saat bulan puasa kemarin," ucapnya saat memberikan keterangan di lokasi, sekitar pukul 10.05 WIB.
Dalam kesehariannya, korban dinilai menyukai anak-anak, dan sering memberi uang jajan mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000.
"Kalau ke anak-anak sering memberi uang untuk jajan mereka. Kadang ditolak, tapi kata korban ambil saja," kata Ernawati.
Senada dengan itu, Asmit Yulita (41), juga menyebut korban sangat ramah terhadap masyarakat sekitar.
Baca juga: Sosok Kaslim, Pekerja Proyek Flyover Sitinjau Lauik Tewas Tertabrak KA: Dikenal Penyayang Anak-anak
Ketika berselisih jalan, korban selalu menyapa siapa saja yang ditemuinya di sekitar kontrakannya.
"Korban ini sangat baik, suka menyapa, apalagi kepada anak-anak," sebutnya di depan kediamannya, kawasan Perumahan Fakrisindo Ulu 3 Gadut.
Selain itu, korban suka memberikan santunan kepada anak yatim selama Ramadan dan rajin bersedekah.
TribunBreakingNews
buruh tertabrak kereta api
Warga Tertabrak Kereta Api
Multiangle
Kereta Api
Pauh
Padang
Buruh
Cilacap
| Warga Cilacap Tertabrak KA di Padang, Ketua RT: Korban Meninggalkan Kontrakan Sejak Selasa Pagi |
|
|---|
| Pengakuan Pemilik Warung di Padang Soal Buruh Cilacap Tewas Tertabrak KA: Korban Sedang Libur Kerja |
|
|---|
| Buruh Asal Cilacap Tewas Tertabrak Kereta di Padang, Saksi: Korban Sering Pakai Headset di Rel |
|
|---|
| Kronologi Buruh Cilacap Tertabrak KA Barang di Padang, Korban Diduga Tidur di Jalur Kereta |
|
|---|
| Empat Orang Tewas Tertabrak Kereta di Sumbar Sepanjang 2026, Kasus Terbaru di Limau Manis Selatan |
|
|---|