Pohon Tumbang di Padang

Hujan Badai di Padang Tumbangkan Pohon Tinggi 15 Meter, Rumah Warga dan 3 Kendaraan Rusak

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, memicu terjadinya musibah pohon tumbang

Tayang:
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/BPBD Padang
POHON TUMBANG - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, memicu terjadinya musibah pohon tumbang di kawasan pesisir pantai, tepatnya di Jalan Samudra, Jumat (8/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Hujan badai di Padang tumbangkan pohon besar di Jalan Samudra.
  • Rumah warga dan tiga kendaraan rusak tertimpa batang pohon.
  • Pohon patah mendadak saat angin kencang melanda kawasan pantai.
  • BPBD Padang turun evakuasi, warga ikut gotong royong di lokasi.
  • Kerugian capai Rp5 juta, warga diminta waspada cuaca ekstrem.
 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, memicu terjadinya musibah pohon tumbang di kawasan pesisir pantai, tepatnya di Jalan Samudra, Jumat (8/5/2026).

Insiden yang terjadi menjelang waktu salat Jumat tersebut dilaporkan menimpa satu unit rumah warga serta merusak tiga unit kendaraan yang tengah terparkir di lokasi kejadian.

Berdasarkan data dari Pusdalops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, peristiwa ini terjadi tepatnya di RT 02 RW 05, Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat.

Pohon yang tumbang tersebut diketahui merupakan jenis pohon baru dengan dimensi yang cukup besar, yakni memiliki panjang mencapai 15 meter.

Batang pohon yang memiliki diameter sekitar 65 sentimeter itu patah pada bagian pangkal akibat tidak kuat menahan hantaman angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

Baca juga: Viral Berkat Tulus Doakan Jemaah Haji, Tukang Sampah di Padang Nangis Haru Dapat Hadiah Umrah

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton melalui laporan resminya menyebutkan bahwa laporan kejadian diterima oleh petugas sekitar pukul 11.10 WIB, sesaat setelah hujan badai mengguyur.

“Beruntung, dalam insiden yang mengejutkan warga Kelurahan Olo tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan atau dinyatakan nihil,”terangnya.

Meski demikian, dampak kerusakan material cukup signifikan menimpa seorang warga setempat bernama Masrul, lansia berusia 70 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang.

Rumah milik Masrul mengalami kerusakan di bagian atap setelah tertimpa batang pohon yang melintang, diikuti dengan kerusakan pada kendaraan yang ada di sekitarnya.

Adapun kendaraan yang terdampak meliputi dua unit sepeda motor, yakni Honda Vario dengan nomor polisi BA 6310 OT dan Honda Beat bernomor polisi BA 5647 AAT.

Baca juga: Menabung 13 Tahun Petani Pasaman Barat Hasna Berangkat Haji, Ingin Doakan Anak di Depan Kakbah

Tak hanya sepeda motor, satu unit mobil minibus jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi BA 1713 RW juga tak luput dari hantaman dahan pohon tersebut.

Akibat kejadian ini, total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp5.000.000, mengingat kerusakan terjadi pada struktur bangunan dan beberapa bagian bodi kendaraan.

Mendapat laporan tersebut, tim Rescue Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kota Padang langsung meluncur ke lokasi di bawah komando langsung Kalaksa dan Kabid KL.

Petugas di lapangan segera melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw) agar akses dan pembersihan material bangunan bisa segera tuntas.

Proses evakuasi ini juga melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari pihak Kelurahan Olo, anggota BKO Satpol PP, hingga bantuan dari masyarakat sekitar secara gotong royong.

Pihak BPBD Kota Padang kembali mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama saat berada di dekat pepohonan besar atau bangunan tua yang rawan roboh. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved