Tabrakan Kereta Api di Padang

Breaking News: 3 Remaja di Koto Tangah Padang Tertemper Kereta Api Lembah Anai

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar rel kereta api yang tidak jauh dari simpang masuk menuju SMP Negeri 13 Padang.

|
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
TERTEMPER KERETA API - Suasana di sekitar rel kereta api di kawasan Jalan Prof. Dr. Hamka, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (7/3/2026) malam. Di lokasi ini sebelumnya dilaporkan terjadi kecelakaan yang melibatkan sejumlah remaja yang tertemper kereta api saat berada di sekitar rel. 

“Yang saya lihat tadi ada sekitar tiga orang yang tertabrak kereta, kondisinya cukup parah,” katanya.

Setelah kejadian, warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil milik warga yang melintas di lokasi kejadian.

“Tadi langsung dibawa warga ke rumah sakit. Katanya ke RS Hermina di Khatib Sulaiman,” ujarnya.

Kata Humas KAI Divre II Sumbar

Kecelakaan kereta api terjadi di jalur rel kawasan KM 15+400 antara Stasiun Padang dan Stasiun Tabing, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (7/3/2026) malam.

Insiden tersebut melibatkan Kereta Api (KA) B56A Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam dengan sejumlah remaja yang berada di atas rel kereta api.

Berdasarkan informasi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat, sebelum kejadian masinis telah melihat beberapa orang duduk di jalur rel.

Masinis kemudian membunyikan semboyan 35 atau klakson peringatan secara berulang untuk meminta mereka segera menjauh dari jalur kereta api.

Namun peringatan tersebut tidak diindahkan sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.

“Masinis sudah membunyikan klakson berkali-kali sebagai tanda peringatan. Namun yang bersangkutan tidak segera menjauh dari jalur rel,” kata Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, dalam keterangan resminya.

Dari keterangan saksi di lokasi, saat itu terdapat tiga sepeda motor yang berhenti di sekitar jalan raya dekat rel kereta api.

Para remaja tersebut diketahui baru selesai bermain futsal dan berhenti di lokasi sambil menunggu teman lainnya.

Sebagian remaja yang dibonceng terlihat duduk di atas rel, sementara pengendara sepeda motor menunggu di kendaraan yang diparkir di pinggir jalan.

Pada saat bersamaan, kereta api B56A Lembah Anai melintas dari arah Padang menuju Stasiun Tabing.

Meski suara klakson kereta sudah terdengar, para remaja tersebut tidak segera berpindah dari jalur rel hingga akhirnya tertabrak kereta api.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved