Ramadan 2026

Stok Beras Aman Selama Ramadan, Bulog Sumbar Tebar Pangan Murah di 104 Kelurahan Padang

Masyarakat Sumatera Barat diminta tidak perlu khawatir apalagi sampai melakukan panic buying terhadap kebutuhan pokok. 

|
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
BULOG SUMBAR: Kantor Perum Bulog Kanwil Sumbar saat dikunjungi, Rabu (25/2/2026), Perum Bulog Sumbar menegaskan stok beras masih aman selama ramadan hingga Raya Idul Fitri dan siap didistribusikan guna menjamin dapur warga tetap mengebul dengan harga yang tetap stabil dan terjangkau. 

Ringkasan Berita:
  • Bulog Sumbar pastikan stok beras aman hingga Idul Fitri, warga diminta tidak panic buying.
  • Program pangan murah digelar di 104 kelurahan Kota Padang untuk tekan harga dan biaya transportasi.
  • Beras dijual Rp12.000 per kg, di bawah HET, minyak goreng MinyakKita juga disalurkan terbatas.
  • Bulog siapkan perluasan program ke daerah lain di Sumbar untuk kendalikan inflasi.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Masyarakat Sumatera Barat diminta tidak perlu khawatir apalagi sampai melakukan panic buying terhadap kebutuhan pokok. 

Perum Bulog Sumbar menegaskan stok beras masih aman selama Ramadan hingga Raya  Idul Fitri dan siap didistribusikan guna menjamin dapur warga tetap mengebul dengan harga yang tetap stabil dan terjangkau 

Kepala Divisi Regional Bulog Sumbar, Dharma Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Hal ini dilakukan guna memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi pasar yang kerap terjadi.

Dharma menjamin bahwa stok beras dan minyak goreng akan terus tersedia tanpa adanya pembatasan kuota, selama kebutuhan di tengah masyarakat masih ada.

Baca juga: Dikira Terjebak Api, Anak Sherly Ternyata Sembunyi di Toko Bangunan Saat Kebakaran di Andalas Padang

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar seribu ton stok beras lokal yang telah diserap oleh Bulog.

Langkah penyerapan ini menjadi bukti komitmen Bulog dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen (petani) dan konsumen.

"Kami pastikan ketersediaan beras dan minyak goreng aman. Distribusinya pun kami nyatakan sangat lancar ke berbagai titik," ungkap Dharma saat ditemui, Rabu (25/2/2026).

Strategi jemput bola pun dilakukan. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 104 titik pasar pangan murah disebar di seluruh kelurahan yang ada di Kota Padang.

Langkah ini diambil agar masyarakat tidak perlu lagi merogoh kocek lebih dalam hanya untuk biaya transportasi menuju pasar besar.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Mentawai Rabu 25 Februari 2026: Dini Hari Berpotensi Hujan Ringan

"Kami menyalurkan beras langsung melalui kantor kelurahan. Tujuannya jelas, agar warga tidak terbebani biaya transportasi tambahan," tambahnya.

Terkait harga, Bulog memberikan penawaran yang sangat bersahabat. Beras  akan dijual seharga Rp12.000 per kilogram.

Jika dikalkulasikan, warga bisa membeli kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berada di angka Rp13.100 per kilogram.

Tentu saja, selisih harga ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran harian rumah tangga di Kota Padang.

Selain beras, komoditas minyak goreng bermerek MinyakKita juga menjadi primadona dalam gerakan pangan murah ini.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Padang Rabu 25 Februari 2026: Cerah Berawan Seharian

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved