Kapal Tenggelam

Kapal Banawa Nusantara 88 Tenggelam di Pariaman, Sia-Sia Sebelum Beroperasi Optimal untuk Wisata

Kapal pelayaran rakyat (pelra) yang didatangkan sejak Oktober 2019 ini tenggelam akibat hujan badai setelah lama rusak dan minim perawatan. 

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Dishub Pariaman
KAPAL TENGGELAM - Kapal KM Banawa Nusantara 88 sedang berlabuh di dekat pulau Angso Duo, Kota Pariaman. Kadishub Kota Pariaman, Afwandi, mengatakan, sebelum kapal tenggelam pihaknya sempat melakukan pengurangan air dan memanaskan mesin kapal. 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Kapal hibah Kemenhub untuk pariwisata Pariaman, KM Banawa Nusantara 88, tenggelam sebelum beroperasi maksimal untuk sektor pariwisata Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Kapal pelayaran rakyat (pelra) yang didatangkan sejak Oktober 2019 ini tenggelam akibat hujan badai setelah lama rusak dan minim perawatan. 

KM Banawa Nusantara 88 ini awalnya akan digunakan untuk membawa wisatawan yang menyukai wisata pulau dan memancing.

Hanya saja sejak berlabuh bulan Oktober 2019, kapal tersebut belum berfungsi secara maksimal untuk menunjang sektor Pariwisata.

Kapal yang memiliki panjang 20 meter dan lebar tiga meter dengan kapasitas 24 penumpang tersebut dibuat di galangan kapal di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Baca juga: Viral Mahasiswa Diusir dari Kelas karena Tak Membeli Buku Dosen Rp 215 Ribu

Kapal tersebut tersebut dari kayu yang dilengkapi dengan pendingin ruangan atau AC, sonar, GPS, bahkan sarana karaoke, dan dapur.

Kadishub Kota Pariaman, Afwandi, mengatakan sejak kapal datang, hanya beberapa kali beroperasi, khususnya untuk kegiatan kepala daerah.

"Secara maksimal memang belum beroperasi karena sejumlah kendala seperti Covid 19 dan minat wisatawan untuk menyewa," ujarnya.

Ia menerangkan awalnya kapal tersebut operasionalnya akan menggunakan pihak ketiga, namun belum terwujud.

Berlabuh di dekat pulau Angso duo, kapal tersebut hanya terpakai beberapa kali saja.

Baca juga: Kecelakaan Maut Truk CPO di Padang, Warga Ungkap Insiden Serupa Pernah Terjadi di Lokasi Sama

Empat tahun sejak berlabuh bagian kapal mulai lapuk dan keropos, sehingga terjadi kebocoran di beberapa bagian kapal.

Hujan Badai Tenggelamkan Kapal

Hujan badai yang terjadi pada pekan lalu, membuat Kapal pelayaran rakyat (Pelra) hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk Kota Pariaman, Sumatera Barat pada 2019, tenggelam, Kamis (17/4/2025).

Kapal dengan nama KM Banawa Nusantara 88 tersebut, sudah dua tahun mengalami kebocoran, sehingga hanya terparkir di perairan Kota Pariaman, dekat pulau Angso duo.

Kadishub Kota Pariaman, Afwandi, mengatakan, sebelum kapal tenggelam pihaknya sempat melakukan pengurangan air dan memanaskan mesin kapal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved