47 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Padang Selama 2024, Angka Menurun Dibanding Tahun Lalu

ebanyak 47 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Kota Padang sepanjang tahun 2024.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap, bersama pejabat utama Polresta Padang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Sebanyak 47 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sepanjang tahun 2024.

Jumlah ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2023, seperti yang disampaikan Kapolresta Padang, Kombes Pol Ferry Harahap, Kamis (2/1/2025).

"Untuk jumlah kecelakaan pada tahun 2024 mengalami penurunan, dimana pada tahun 2024 angka kecelakaan turun sebanyak 54 persen," kata Kombes Pol Ferry Harahap.

Pada tahun 2023, Polresta Padang mencatat adanya kecelakaan sebanyak 998 kasus. Kejadian laka berhasil turun pada 2024 menjadi 648 kasus.

"Untuk korban meninggal dunia turun sebanyak 6,38 persen, pada tahun 2024 sebanyak 47 orang dan pada tahun 2023 sebanyak 50 orang," katanya.

Baca juga: Kasus Narkoba di Padang Meningkat, 424 Tersangka Ditangkap Sepanjang 2024

Lebih lanjut, untuk korban luka berat juga mengalami penurunan sebanyak 7,04 persen, tahun 2024 sebanyak 71 orang dan pada 2023 sebanyak 76 orang.

Kemudian luka ringan juga turun sebanyak 38,37 persen, dimana tahun 2024 sebanyak 1.024 orang dan pada 2023 sebanyak 1.417 orang.

"Kerugian materil pada 2024 Rp 2.421.300.000 rupiah, angkanya tersebut turun 10,61 persen dibandingkan tahun 2023 sebanyak 2.678.300.000 rupiah," katanya.

Kombes Pol Ferry Harahap menyebutkan untuk pelanggaran pengendara yang menggunakan knalpot brong masih banyak, terbukti ada 1.251 pelanggar.

Namun, Polresta Padang telah melakukan upaya dalam rangka menjamin keselamatan masyarakat dalam berkendara dengan melakukan kegiatan cipta kondisi dengan sasaran knalpot brong dan pelaku aksi tawuran.

Baca juga: Kata Kunci Tebak Kata Shopee Level 501 Mode Reguler, Pertanyaan Game: STARUSDA

Data pelanggaran lalu lintas selama 2024, untuk ETLE mengalami penurunan karena ada perbaikan aplikasi dari Juni 2024.

"Data tercapture 61.638 terdiri dari 61.199 data statis dan 439 data mobile, tervalidasi 444, terkonfirmasi 35, terbayar 18 terdiri dari 10 Briva dan 8 Kejaksaan, ajukan blokir 244," sebutnya.

Untuk tilang pada 2024 sebanyak 18.574 dan teguran 3.171. Jenis pelanggaran berat 3.605, sedang 2.188, dan ringan 12.781.

"Rinciannya, kendaraan roda dua yang tidak memakai helm sebanyak 7.809, tidak memakai sabuk keselamatan 1.546, berkendara di bawah umur 1.241, melawan arus 2.275, TNKB 1.532, surat-surat 2.262, dan marka/rambu 1.909 pelanggaran," pungkasnya. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved