Entrepreneur Hub Goes to Unand, Wamen UMKM: Sumbar Punya DNA Pengusaha
Universitas Andalas (Unand) menjadi tuan rumah gelaran Entrepreneur Hub yang merupakan bagian dari rangkaian inisiatif Kementerian Usaha Mikro, Kecil,
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
"Data Global Entrepreneurship Index, menunjukkan kita berada di posisi ke-5 di ASEAN dan ke-75 secara global dari 137 negara; dan Hasil IMD World Digital Competitiveness Ranking tahun 2023, Indonesia masih berada di posisi ke-34 dari 64 negara yang disurvei," katanya.
Ia menekankan Perguruan tinggi seperti Universitas Andalas memiliki peran strategis untuk mencetak generasi muda yang mampu memanfaatkan peluang di tengah tantangan.
"Mahasiswa harus diberi ruang untuk bereksperimen, berinovasi, dan mendapatkan dukungan teknologi serta mentoring yang berkelanjutan," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Siti Azizah mengatakan entrepreneur Hub adalah program kolaboratif yang bertujuan membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat, menciptakan Wirausaha Mapan, Usaha Inovatif, dan Berkelanjutan. Sejak kick off pada 5 April 2023
Program ini telah memfasilitasi kurang lebih 13.995 wirausaha untuk bertumbuh di 35 kabupaten/kota pada 21 Provinsi di Seluruh Indonesia.
Baca juga: Unand Kelola Dana Abadi untuk Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu, Jumlahnya Capai Rp1 Miliar
Untuk menambah wawasan dan keterampilan wirausaha, acara ini disusun dalam tiga sesi utama, yaitu workshop Interaktif yang fokus pada strategi pertumbuhan usaha, Business Matching untuk memperkuat jejaring bisnis dan networking dan pameran produk inovatif dari para wirausaha yang dapat menginspirasi kita semua.
Kegiatan ini diikuti oleh 200 wirausaha muda terkurasi yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan komunitas yang menjadi kolaborator, dengan berbagai sektor usaha seperti agribisnis, fashion, kriya, FnB, dan kuliner.
"Melalui kegiatan ini, para peserta dapat memperluas jaringan, menemukan peluang kolaborasi, dan tumbuh menjadi wirausaha yang tangguh dan inovatif," kata Siti Azizah.
Ia menjelaskan berdasarkan data Sakernas BPS, pada tahun 2023 rasio wirausaha di Sumatera Barat telah mencapai 4,10 % , diatas rata-rata nasional sebesar 3,04?n menempatkan Sumatera Barat pada peringkat ke-6 di Sumatera dan ke-8 secara nasional.
Menurutnya, pencapaian yang memuaskan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas wirausaha di daerah ini. Sejalan dengan budaya Minangkabau yang terkenal dengan semangat dagang dan filosofi "Alam Takambang Jadi Guru" mencerminkan potensi besar dalam kewirausahaan.
"Kami berharap acara ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem di Sumatera Barat. Dengan menciptakan iklim yang kondusif untuk belajar, berinovasi, dan berkolaborasi, kita dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah," kata Siti Azizah. (*)
Unand Teken Kontrak Program EQUITY 2025, Perkuat Arah Menuju World Class University |
![]() |
---|
Kasus Korupsi Wamenaker, Pengamat Unand: Harus Pilih Menteri Berintegritas, Bukan Titipan Partai |
![]() |
---|
Kasus Korupsi Wamenaker: Pengamat Unand Sebut Tidak Ada Jaminan Aman Bagi Menteri Terlibat Korupsi |
![]() |
---|
Wamenaker Immanuel Ebenezer Ditangkap KPK, Pakar Unand Singgung Isu ‘Bersih-bersih Orang Jokowi’ |
![]() |
---|
Ilham Akbar di RRI Padang: Maggot, Solusi Cerdas Kurangi Sampah dan Tingkatkan Ekonomi Warga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.