Entrepreneur Hub Goes to Unand, Wamen UMKM: Sumbar Punya DNA Pengusaha

Universitas Andalas (Unand) menjadi tuan rumah gelaran Entrepreneur Hub yang merupakan bagian dari rangkaian inisiatif Kementerian Usaha Mikro, Kecil,

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TribunPadang/Rima Kurniati
Entrepreneur Hub melibatkan 200 pelaku UMKM di Sumbar ini digelar di Auditorium Unand, Limau Manis, Kota Padang, Selasa (3/12/2024) 

"Data Global Entrepreneurship Index, menunjukkan kita berada di posisi ke-5 di ASEAN dan ke-75 secara global dari 137 negara; dan Hasil IMD World Digital Competitiveness Ranking tahun 2023, Indonesia masih berada di posisi ke-34 dari 64 negara yang disurvei," katanya.

Ia menekankan Perguruan tinggi seperti Universitas Andalas memiliki peran strategis untuk mencetak generasi muda yang mampu memanfaatkan peluang di tengah tantangan. 

"Mahasiswa harus diberi ruang untuk bereksperimen, berinovasi, dan mendapatkan dukungan teknologi serta mentoring yang berkelanjutan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Siti Azizah mengatakan entrepreneur Hub adalah program kolaboratif yang bertujuan membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat, menciptakan Wirausaha Mapan, Usaha Inovatif, dan Berkelanjutan. Sejak kick off pada 5 April 2023

Program ini telah memfasilitasi kurang lebih 13.995 wirausaha untuk bertumbuh di 35 kabupaten/kota pada 21 Provinsi di Seluruh Indonesia.

Baca juga: Unand Kelola Dana Abadi untuk Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu, Jumlahnya Capai Rp1 Miliar

Untuk menambah wawasan dan keterampilan wirausaha, acara ini disusun dalam tiga sesi utama, yaitu workshop Interaktif yang fokus pada strategi pertumbuhan usaha, Business Matching untuk memperkuat jejaring bisnis dan networking dan pameran produk inovatif dari para wirausaha yang dapat menginspirasi kita semua.

Kegiatan ini diikuti oleh 200 wirausaha muda terkurasi yang berasal dari berbagai perguruan tinggi dan komunitas yang menjadi kolaborator, dengan berbagai sektor usaha seperti agribisnis, fashion, kriya, FnB, dan kuliner. 

"Melalui kegiatan ini, para peserta dapat memperluas jaringan, menemukan peluang kolaborasi, dan tumbuh menjadi wirausaha yang tangguh dan inovatif," kata Siti Azizah.

Ia menjelaskan berdasarkan data Sakernas BPS, pada tahun 2023 rasio wirausaha di Sumatera Barat telah mencapai 4,10 % , diatas rata-rata nasional sebesar 3,04?n menempatkan Sumatera Barat pada peringkat ke-6 di Sumatera dan ke-8 secara nasional.

Menurutnya, pencapaian yang memuaskan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas wirausaha di daerah ini. Sejalan dengan budaya Minangkabau yang terkenal dengan semangat dagang dan filosofi "Alam Takambang Jadi Guru" mencerminkan potensi besar dalam kewirausahaan.

"Kami berharap acara ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem di Sumatera Barat. Dengan menciptakan iklim yang kondusif untuk belajar, berinovasi, dan berkolaborasi, kita dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah," kata Siti Azizah. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved