Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi

Kakak Terisak Mencari Adik Hilang di Reruntuhan Rumah Akibat Banjir Bandang Lahar Dingin Agam Sumbar

Uli, seorang perempuan asal kampung Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tak kuasa menahan tangisnya saat melihat kondi

Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Alat berat dan petugas gabungan sedang membersihkan material banjir di sekitaran rumah guru Diniyyah Limo Jurai yang tersapu banjir dan meninggal sekeluarga. 

"Jadi masih ada satu korban lagi yang dalam pencarian kami," ujarnya.

Satu korban yang belum ditemukan ini bernama Sahar usia 60 tahun - 65 tahun, ia hanyut terbawa banjir bandang.

Tim SAR mencatat ada sebanyak 10 korban jiwa akibat banjir bandang yang mendera wilayah Galuang, Sungai Puar, Agam.

Baca juga: Korban Banjir Lahar Dingin di Sungai Puar Sumbar Nginap di Sekolah, Perantau Badoncek Sewa Rumah

Namun, baru sembilan korban yang berhasil dievakuasi, termasuk 1 korban yang baru ditemukan sekira pukul 10.15 WIB, Selasa (14/5/2024)

Sebelumnya diberitakan, setelah ditemukannya satu jenazah korban banjir bandang di Galuang, Sungai Puar, Agam,Sumatera Barat, masih tersisa satu pencarian korban lagi, Selasa (14/5/2024).

Dandru Basarnas Galuang Riko Pradinata, mengatakan setelah penemuan satu jenazah ini, masih akan dilakukan pencarian satu jenazah lagi.

Pencarian hari ini kata Riko, akan difokuskan sekitaran lokasi rumah korban.

Tim gabungan dan masyarakat sedang menyisir areal sekitaran lokasi tempat satu korban banjir bandang yang masih belum ditemukan di Galuang, Sungai Puar, Agam, Sumatera Barat, Selasa (14/5/2024)
Tim gabungan dan masyarakat sedang menyisir areal sekitaran lokasi tempat satu korban banjir bandang yang masih belum ditemukan di Galuang, Sungai Puar, Agam, Sumatera Barat, Selasa (14/5/2024) (TribunPadang.com/RahmatPanji)

"Kita akan coba sisir sekitaran rumah korban, mengingat penemuan jenazah sebelumnya masih di sekitar rumahnya," ujar Riko. 

Sederet Cerita Pilu Korban Banjir Bandang Lahar Dingin Agam dan Tanah Datar Sumatera Barat

Bencana banjir bandang yang terjadi, Sabtu (11/5/2024) lalu menyisakan duka mendalam terutama bagi warga terdampak.

Terutama di dua daerah yang terdampak parah yakni Tanah Datar dan Agam.

Bukan hanya kehilangan harta benda, korban mengalami dampak gangguan mental dan cacat tubuh, hingga kehilangan nyawa.

1. Karmila Kehilangan Ibu dan Keponakan, Anak Trauma

Karmila harus kehilangan ibu dan keponakannya saat banjir lahar dingin terjadi di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Sabtu (11/5/2024) malam.

Saat banjir lahar dingin Gunung Marapi itu terjadi, Karmila sedang berada dirumahnya yang berada beberapa meter dari rumah ibunya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved