Kabupaten Agam
Sekolah Dasar di Agam Dibobol Maling, Infokus Printer hingga Penanak Nasi Raib
Sebuah Sekolah Dasar (SD) dibobol maling di Jorong Sei Jariang, Nagari Koto Panjang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Kamis (2/11/2023).
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Sebuah Sekolah Dasar (SD) dibobol maling di Jorong Sei Jariang, Nagari Koto Panjang, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Kamis (2/11/2023).
Kapolsek IV Koto, Iptu Evi Hendri Susanto mengatakan kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah yang hendak membersihkan ruangan majelis guru pagi harinya sekira pukul 07.15 WIB.
"Ketika membuka pintu, penjaga sekolah terkejut melihat ruangan sudah dalam kondisi berantakan," katanya, Jumat (3/11/2023).
Selanjutnya, kata Evi, penjaga sekolah langsung melaporkannya ke staf Tata Usaha dan meneruskan laporannya kepada Kepala Sekolah.
Evi mengatakan dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV, pelaku masuk dari jendela nako pada bagian belakang kantor majelis guru, dengan cara membuka kaca nako dan merusak terali besi.
Baca juga: Berita Viral Terkini: Kampung Mati di Semarang, Ditinggal Penghuni karena Kasus Pencurian
"Setelah masuk ke ruangan majelis guru, pelaku langsung memutar arah kamera CCTV yang berada di dalam ruangan majelis guru dan kamera CCTV yang berada di luar gedung sekolah," terangnya.
"Sementara itu dari pantauan rekaman CCTV, kejadian diketahui sekira pukul 00.30 WIB dengan pelaku sebanyak 3 orang dan diduga menggunakan mobil untuk diantar ke TKP," sambungnya.
Atas kejadian pencurian tersebut, kata Evi, pihak sekolah kehilangan belasan barang elektronik yang terdiri dari Infocus 6 unit, printer 3 unit, mesin penanak nasi dan mesin air.
"Untuk saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan, nanti bagaimana perkembangannya akan kami informasikan lagi," tutupnya.(*)
Lama Tak Diperbaiki Pemerintah, Pemuda di Agam Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak Pakai Duit Patungan |
![]() |
---|
Pemuda Sungai Pua Agam Kumpulkan Dana Rp2,5 Juta, Tambal Jalan Berlubang Tanpa Bantuan Pemerintah |
![]() |
---|
Inisiatif Tambal Jalan Rusak di Sungai Pua Agam, Warga Sebut Terakhir Kali Diaspal Tahun 2002 |
![]() |
---|
Jalan Rusak di Nagari Sungai Pua Agam Ditambal Pemuda Secara Swadaya, Gunakan Dana Sisa Kegiatan |
![]() |
---|
Pembangunan Sumur Bor di PGRM Agam Diizinkan, Donatur Diminta Pastikan Pembebasan Tanah Hibah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.