BERITA POPULER SUMBAR

POPULER SUMBAR: Kabut Asap di Bukittinggi, Kebakaran Lahan di Pessel, dan Perampokan di Agam

Berita populer Sumbar kabut asap di Bukittinggi, kebakaran lahan di Pessel, dan perampokan di Agam.

Editor: Rizka Desri Yusfita
Istimewa/BPBD Pesisir Selatan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan sebut ada dua titik kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. 

TRIBUNPADANG.COM - Inilah berita populer Sumbar selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com.

Ada berita tentang kabut asap di Bukittinggi, kebakaran lahan di Pessel, dan perampokan di Agam.

Simak berita selengkapnya:

1. Karhutla di Wilayah Tetangga dan Sumbar, Penyebab Kabut Asap Selimuti Bukittinggi

Kabut asap yang menyelimuti Kota Bukittinggi dan sekitarnya, diduga akibat asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Informasi tersebut diungkap oleh Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Koto Tabang, Sugeng Nugroho, saat dihubungi TribunPadang.com, Selasa (5/9/2023).

"Penyebabnya ini kalau dilihat dari pemantauan melalui satelit, akibatnya adanya titik panas atau hot spot di beberapa wilayah luar Sumbar dan di Sumbar sendiri," kata Sugeng.

Baca juga: Karhutla di Wilayah Tetangga dan Sumbar, Penyebab Kabut Asap Selimuti Bukittinggi

Sugeng merincikan, pantauan titik panas yang disebabkan oleh kebakaran kebakaran lahan ini tercatat ada di wilayah Sumatera Selatan.

Kalau di dalam Sumbar, menurut Sugeng, terpantau ada di wilayah Lunang Silaut Pesisir Selatan, lalu juga ada di wilayah Solok Raya.

"Kita belum bisa pastikan apakah kebakaran lahan ini akibat disengaja atau memang karena cuaca panas, tapi yang jelas memang kabut asap yang sekarang datang ini akibat adanya titik panas," ungkap Sugeng.

Terkait dengan kondisi kabut asapnya, kata Sugeng, terdiri dari partikel yang kecil. Kemungkinan asap ini datangnya dari wilayah yang jauh atau luar Sumbar.

Baca juga: Karhutla Hanguskan 6 Ha Lahan di Limapuluh Kota, Dalam Seminggu Terakhir

Kota Bukittinggi Diselimuti Kabut Asap, Gunung Marapi Tertutup

Kabut asap menutupi kawasan Kota Bukittinggi dan sekitarnya sejak Selasa (5/9/2023) pagi tadi.

Berdasarkan pantauan TribunPadang.com di kawasan Jam Gadang Bukittinggi, kabut asap tampak menutupi penampakan Gunung Singgalang dan Marapi.

Pada hari biasa, Gunung Marapi dan Singgalang ini bisa dilihat dari Jam Gadang. Namun, saat kabut asap terjadi, tak sedikit pun tampak gunung tersebut, diduga tertutup karena kabut.

Sugeng tetap menganjurkan kepada masyarakat Bukittinggi dan daerah lainnya di Sumbar untuk tetap memakai masker.

"Potensi yang menyebabkan sakit pernafasan bisa terjadi akibat kabut ini, walau tidak terlalu tetap lebih baik diantisipasi saja, apalagi bagi masyarakat yang rentan (ASMA, ISPA)," pungkas Sugeng.

Baca juga: Siaga Karhutla, BPBD Pelalawan Ingatkan Semua Pihak Agar Tidak Membuka Lahan Dengan Cara Dibakar

2. Kebakaran Lahan di Pesisir Selatan, BPBD Catat 2 Titik Kebakaran di Daerah Berbeda

BPBD menyebut ada dua titik kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Kita menerima informasi adanya kebakaran hutan dan lahan yang diduga ada pembukaan lahan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Defrisiswardi, Selasa (5/9/2023).

Ia mengatakan, terbakarnya kawasan perkebunan sawit di area lahan gambut.

"Informasi ini kota terima dari laporan masyarakat pukul 06.00 WIB, dan pantauan hotspot (kebakaran lahan)," kata Defrisiswardi.

Kata dia, kebakaran lahan ini terjadi di Nagari Tluk Amplu Indrapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan.

Selanjutnya terjadi juga kebakaran lahan di Nagari Pondok Perian, Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan.

"Kita dari BPBD Pessel telah melakukan pemantauan kemungkinan kebakaran lahan ini meluas," ujarnya.

Defrisiswardi menyebut update terkini kebakaran lahan ini untuk lokasi di Nagari Tluk Amplu, api sudah mulai padam dan tinggal asap.

"Sedangkan untuk Nagari Pondok Perian, api sudah terlihat mengecil dan asap cukup tebal karena yang terbakar lahan gambut," katanya.

Defrisiswardi menjelaskan hingga pukul 14.00 WIB di lokasi kejadian kebakaran, cuaca sudah mulai turun hujan ringan.

Baca juga: Pria di Pasaman Barat Rampok Teman Sendiri Gegara Kalah Main Ludo di Ponsel, Awalnya Minta Bonceng

3. VIRAL Ibu-Ibu Dirampok Saat Ditumpangi Avanza di Agam, Perhiasan Emas Raib

Warganet Bukittinggi dihebohkan dengan kabar perampokan terhadap ibu-ibu di dalam minibus Avanza.

Aksi perampokan ini diposting akun Instagram @kaba.bukittinggi pada Selasa (5/9/2023) dan kemudian viral. Di video yang beredar, tampak seorang ibu-ibu histeris akibat dirampok.

"Setelah masuk ke dalam mobil, wanita tersebut disekap dan diambil perhiasannya, berupa kalung serta uang sehabis belanja," tulis akun tersebut di keterangan unggahan.

Berdasarkan keterangan saksi ke @kaba.bukittinggi, ibu-ibu tersebut sedang menunggu angkutan desa di Simpang Baringin usai belanja di Pasar Aur Kuning.

Selanjutnya, ibu-ibu tersebut dihampiri minibus Avanza berwarna hitam, lalu ditawari untuk diantarkan pulang. Pada saat ini lah ibu-ibu tersebut disekap dan dirampok perhiasannya.

"Sesampainya di Labuah Baru, mobil tersebut berputar arah dan menurunkan (korban), lalu kemudian kabur," tulis akun itu lagi.

TribunPadang.com mengonfirmasi kejadian perampokan ini ke Polsek Ampek Angkek Candung dan polisi menyebut bahwa pihaknya telah menerima laporan perampokan ini.

"Benar telah terjadi perampokan, kejadiannya Sabtu (2/9/2023) siang, kasus ini sedang kami selidiki bekerja sama dengan Polresta Bukittinggi," kata Kapolsek AKP Saherman, Selasa (5/9/2023).

"Korban ditawari agar naik ke mobil pelaku, dalam mobil ada tiga orang, lalu korban disekap dan pelaku mengambil uang dan tas korban," pungkas Saherman.

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved