Orang Tua Curiga Anus Anaknya Berwarna Merah Saat Dimandikan, Lapor Polisi Setelah Periksa ke Bidan

Pelapor membawa korban ke rumah bidan terdekat untuk diperiksa dan menurut keterangan Bidan, anak tersebut telah menjadi korban pelecehan seksual

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
Tribunwow
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunPasang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI- Seorang bocah di Bukittinggi, Sumatera Barat diduga menjadi korban pencabulan. 

Korban diketahui dicabuli setelah orang tua memeriksakan anaknya ke bidan. 

Sebelum mendatangi bidan, orang tua korban sempat memandikan anaknya.

Baca juga: Polres Bukittinggi Tangkap Pemuda 19 Tahun, Diduga Cabuli Anak Laki-Laki 2021 Lalu

Baca juga: Petani di Kabupaten Solok yang Cabuli Anak Tirinya Terancam UU Perlindungan Anak

Saat itu terlihat ada warna agak kemerahan di bagian anus korban. 

Korban pun beberapa waktu sebelumnya sempat mengeluh kesakitan di bagian anusnya. 

Kondisi ini pun membuat orang tua korban curiga sehingga memeriksakan ke bidan terdekat. 

"Pelapor membawa korban ke rumah bidan terdekat untuk diperiksa dan menurut keterangan Bidan, anak tersebut telah menjadi korban pelecehan seksual," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bukittinggi AKP Ardiansyah Rolindo Saputra.

Berbekal hasil pemeriksaan dari bidan, orang tua korban pun melapor ke polisi. 

Baca juga: Seorang Petani di Kabupaten Solok Tega Cabuli Anak Tiri, Polisi sebut Pelaku Beraksi di Semak-semak

Informasi dari korban diketahui kalau seorang pemuda inisial RMV (19) tahun pernah membuka celananya. 

AKP Ardiansyah Rolindo Saputra menambahkan, dugaan tindak pidana sodomi ini terjadi pada bulan November 2021.

Sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah rumah di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat

Pelaku diamankan oleh Unit Pelayanana Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bukittinggi pada Jumat (14/1/2022) sekitar pukul 23.45 WIB.

Pelaku berinisial RMV panggilan R masih berumur 19 tahun.

Saat ini domisili di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumbar.

Inisial RMV (19) belum bekerja dan masih berstatus eks pelajar.

Pria ini diduga melakukan aksi sodomi November 2021.

Aksi bejat ini diketahui dari adanya laporan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilaporkan oleh inisial RY (32) dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/08/I/2022/SPKT/Polres Bukittinggi/Polda Sumbar, tanggal 14 Januari 2022.

Pasal yang diprasangkakan terhadap RMV adalah Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintan Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.(*)
 

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved