Breaking News:

Wako Genius Umar: Pembukaan Lahan Jalan Waterfront City di Kota Pariaman Sudah Mencapai 9 Kilometer

Wali Kota Pariaman Genius Umar menyampaikan bahwa saat ini sudah 9 kilometer lahan di daerahnya yang dibebaskan untuk pembangunan jalan dengan konsep

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Wako Pariaman Genius Umar saat diwawancarai wartawan, Senin (29/11/2021)  

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM-PARIAMAN - Wali Kota Pariaman Genius Umar menyampaikan bahwa saat ini sudah 9 kilometer lahan di daerahnya yang dibebaskan untuk pembangunan jalan dengan konsep Waterfront City.

Pembukaan lahan untuk jalan tersebut kata dia tanpa menelayan biaya sepersenpun, karena dilakukan secara gotong royong dan swadaya, baik oleh masyarakat dan pemerintah kota.

Baca juga: Wako Genius Umar Sampaikan Nota Penjelasan Ranperda Tentang Perubahan RPJMD Kota Pariaman 2018-2023

Baca juga: Kota Pariaman Pastikan Pilkades Serentak Februari 2022 Mendatang, 18 Desa Akan Berganti Kepemimpinan

Genius Umar menguraikan bahwa jalan tersebut tersebar di tiga kecamatan di Kota Pariaman yakni di Pariaman Selatan, Pariaman Utara dan Pariaman Timur.

"Di Pariaman selatan pembukaan lahan sudah 7 Kilometer, kemudian di Cubadak Air Pariaman Utara 1 Kilometer, dan Pariaman Timur juga ada 1 km, jadi totalnya sudah mencapai 9 Kilometer," ujar Genius Umar kepada TribunPadang.com, Senin (29/11/2021).

Baca juga: 52 Persen SD di Padang Pariaman dalam Kondisi Rusak, Pemda Upayakan Pembenahan Tahun 2022

Baca juga: Minyak Goreng Curah Dilarang Tahun Depan, Warga Pariaman: Mau Tidak Mau Jika Mahal Terpaksa Beli

Kemudian ia menyebut bahwa masyarakatnya sanat partisipatif untuk pembangunan ini.

"Setelah di Pariaman Selatan telah dilakukan pembukaan jalan non budget atau tanpa biaya, ternyata masyarakat Cubadak Air Pariaman Utara juga melakukan gotong-royong terkait hal itu, dan pemko mendorongnya dengan membantu penyediaan alat-alat berat," ucap dia.

Baca juga: Rencana Kemendag Larang Penjualan Minyak Goreng Curah, Pedagang di Pariaman Tak Ambil Pusing

Baca juga: Pejabat Pengelola Informasi & Dokumentasi Kota Pariaman 3 Terbaik, Kategori Terinformatif Se-Sumbar

Hal tersebut ujar Genius ialah sebuah prinsip, dimana kondisi keuangan daerah yang terserap terhadap penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi akibat Pandemi Covid-19, sementara masyarakat punya andil dalam rangka pembangunan daerah.

"Ini adalah sebuah prinsip, di satu sisi kita mempunyai partisipasi masyarakat yang tinggi, di satu sisi anggaran daerah berkurang. Tetapi kita kombinasikan dengan analisis SWOT bahwa dengan partisipasi kita tetap bisa mencapai target kinerja pembangunan daerah yang kuat dan cepat," ulas Genius.

Baca juga: Pondok Pesantren Tahfiz Tengah Dibangun di Padang Pariaman, Ketua Yayasan: Ikon di Kampung Dalam

Baca juga: Komisi I DPRD Padang Pariaman Minta Disdikbud Segera Realisasikan Perbaikan SDN 04 V Koto Timur

Selanjutnya ialah menjelaskan mengenai anggaran atau pembiayaan dalam membuka jalan baru bertemakan Waterfront City tersebut.

"Pada intinya swadaya masyarakat, dan tahun depan pemerintah kota melalui dana APBD akan melakukan pengerasan jalan, dan tahun 2023 kita usulkan kepada pemerintah pusat untuk pengaspalan," imbuh dia.

Baca juga: Selama Tahun 2021 hingga Oktober, Satlantas Polres Padang Pariaman Tangani 189 Kasus Laka Lantas

Baca juga: Kejari Pariaman Tahan Dua Orang Diduga Tersangka Penyelewengan Dana BUMDes Lumbung Mas Desa Manggung

Sementara itu, ketua DPRD Kota Pariaman Fitri Nora mengapresiasi langkah pemko dan masyarakat di daerahnya.

"Kita sangat mengapresiasi karena prinsip gotong royong dilakukan, tidak ada dana dari apbd tetapi secara bersama-sama kita bisa, apalagi untuk pembukaan jalan," ulas Fitri Nora.

Pembukaan jalan tersebut kata dia akan sangat mendukung untuk peningkatan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved