Breaking News:

Kejari Pariaman Tahan Dua Orang Diduga Tersangka Penyelewengan Dana BUMDes Lumbung Mas Desa Manggung

Kejari (Kejaksaan Negeri) Pariaman menetapkan diduga dua orang tersangka penyelewengan dana BUMdes Manggung Kota Pariaman. Terhadap kedua diduga ters

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Mona Triana
ist/Kejari Pariaman
Dua tersangka kasus penyertaan modal BUMDes Lumbung Mas Desa Manggung, beserta kuasa hukumnya di ruang Kasi Pidsus Kejari Pariaman 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Kejari (Kejaksaan Negeri) Pariaman menetapkan diduga dua orang tersangka penyelewengan dana BUMdes Manggung Kota Pariaman.

Terhadap kedua diduga tersangka, Kejari telah melakukan penahanan tahap dua pada hari Jumat (19/11/2021) berkenaan dengan kasus tersebut.

Baca juga: Kejari Pariaman Eksekusi Tipikor Penyimpangan Dana Desa, Terpidana Harus Bayar Uang Pengganti Rp1,3M

Baca juga: Selama Tahun 2021, Kejari Kota Pariaman Tangani Perkara Orang dan Harta Benda

Dua orang yang diduga tersangka yang ditahan ialah Direktur BUMDes Lumbung Mas inisial DI, dan penyedia jasanya yakni WR.

Adapun penyelewengan dana ini ialah berkaitan dengan penyertaan modal dari pemerintah Desa Manggung terhadap BUMDes, dan kerugian negara diperkirakan sebanyak Rp 125 Juta.

Baca juga: Peringati Hari Bhakti Adhyaksa dan HUT IAD 2021, Kejari Padang Bagi-bagi Sembako

Baca juga: Massa Datangi Kejari Painan, Antarkan Petisi Selamatkan Pesisir Selatan

"Dari pemeriksaan auditor inspektorat Kota Pariaman kerugian negara mencapai Rp 125 Juta," ujar Kasi Pidana Khusus Kejari Pariaman, Yuharmen. Selasa (23/11/2021).

Yuharmen menyampaikan, adapun penyelewengan dana BUMdes yang dilakukan oleh kedua tersangka ialah membuat wahana sepeda gantung yang tidak kunjung bisa dimanfaatkan hingga sekarang.

Baca juga: Diduga Hilang Kendali, Mobil Tahanan Kejari Mentawai Tabrak Pohon di Padang

Baca juga: ABG Pengendara Moge yang Keroyok Anggota TNI di Bukittinggi Diserahkan ke Kejari

"Hingga sekarang tersangkanya dua orang, tidak menutup kemungkinan jumlahnya bisa bertambah jika ditemukan barang bukti yang bisa dipertanggungjawabkan," ucap dia.

Saat ini kata dia, kedua tersangka ditahan di Rumah Tahanan Anak Air Padang dan dalam waktu dekat kasusnya akan dilimpahkan ke pengadilan.

Baca juga: Kejari Padang Musnahkan Narkoba, Daging Babi, Minuman Keras dan Kosmetik Berbahaya

Baca juga: POPULER - Maju di Pilgub Sumbar, Aldi Taher Siap Akhiri Status Duda| Kejari Pessel Musnahkan Senpi

Ia menambahkan, pada tahun 2021 pihaknya juga menangani kasus dugaan terkait penggunaan dana desa di Kota Pariaman, yakni di Desa Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved