Breaking News:

BKSDA Sumbar Lepasliarkan 2 Burung Brontok Bersama Kapolres Agam

BKSDA Sumbar bersama Polres Agam lepasliarkan 2 ekor satwa dilindungi jenis burung elang brontok (Nisaetus cirrhatus) di habitat asalnya, Rabu (8/9/20

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
Ist Dok KSDA Resor Agam
Sebanyak 2 ekor elang brontok dilepasliarkan oleh KSDA Resor Agam bersama Polres Agam, Rabu (8/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - BKSDA Sumbar bersama Polres Agam lepasliarkan 2 ekor satwa dilindungi jenis burung elang brontok (Nisaetus cirrhatus) di habitat asalnya, Rabu (8/9/2021).

Burung langka dan dilindungi ini dilepasliarkan di lokasi ekosistem mangrove Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumbar.

Saat lepasliar, juga dihadiri oleh Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, Kasatpolair Polres Agam AKP Martono, Wali Nagari Tiku V Jorong Mardios, dan tim BKSDA Resor Agam.

Baca juga: Dua Elang Brontok yang Terluka, Diselamatkan Anggota Satpol Air Polres Agam: BKSDA Berikan Apresiasi

Baca juga: Trenggiling yang Ditemukan Warga Padang Diserahkan ke BKSDA Sumbar, Ada Sisik yang Terlepas

"Tadi kita lepaskan bersama-sama, kita saksikan secara bersama burung elang itu terbang kembali ke habitatnya," kata Kepala Resor KSDA Agam, Ade Putra.

Ade mengatakan saat pelepasan yang membuka pintu kandang adalah Kapolres Agam dan Wali Nagari Tiku V Jorong.

"Sebanyak 2 ekor burung elang ini, sebelumbya ditemukan dalam kondisi terluka dan tidak bisa terbang yang tidak jauh dari Mako Satpolair Polres Agam," katanya.

Baca juga: Warga Padang Selamatkan Trenggiling di Koto Tangah, BKSDA: Kita akan Jemput ke Lokasi untuk Evakuasi

Baca juga: Warga Temukan Seekor Trenggiling di Koto Tangah Padang, akan Diserahkan ke BKSDA Sumbar

Sementara itu, Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga habitat dan Populasi satwa dilindungi.

Ia berharap, keberadaan satwa burung elang ini tetap terjaga dan bisa berkembang di daerah itu.

"Bagi warga yang menemukan, segera menyerahkan ke Resor KSDA Agam untuk dilepasliar, agar berkembang di daerah kita," kata AKBP Dwi Nur Setiawan.

Baca juga: Kasihan Melihat Satwa Kura-kura Kaki Gajah, Warga Kabupaten Agam Serahkan ke Petugas BKSDA

Baca juga: BKSDA Sumbar Bagikan Tips Mencegah Konflik Manusia dengan Buaya

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved