Breaking News:

Lambatnya Progres Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Padang Jadi Sorotan, Polda Sumbar Turun Tangan

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto menyayangkan lambatnya progres tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Padang.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Wakapolda Sumbar saat ditemui usai saat Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru di Ruang Jenderal Hoegeng Lantai IV Polda Sumbar, Kamis (17/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto menyayangkan lambatnya progres tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Padang.

Hal itu ia ungkapkan saat Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru di Ruang Jenderal Hoegeng Lantai IV Polda Sumbar, Kamis (17/6/2021).

"Sebenarnya sangat saya sayangkan kita sangat lambat untuk pembangunan jalan tol ini yang sudah tiga tahun. Jika ada masalah, itu terus kita pecahkan," kata Edi Mardianto.

Edi Mardianto menjelaskan ada masalah khusus yang menghambat proses pembangunan jalan tol Trans Sumatera ruas Padang-Pekanbaru tersebut.

Menurutnya, kendala utama ialah masalah pembebasan lahan.

Baca juga: Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Ruas Sicincin-Padang Berlanjut, Konstruksi Sudah Capai 40,58%

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Sambut Komite II DPD RI, Sampaikan Pembangunan Jalan Tol

Baca juga: Penampakan Jalan Tol Padang-Sicincin, Pembangunan Tetap Jalan, Progres Mencapai 37,98 Persen

Baca juga: Bantah Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin Dihentikan, HK: Kami Tetap Bekerja

Baca juga: UPDATE: Mengintip Kondisi Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin Setelah Heboh Dihentikan

"Lahan yang belum bebas masih banyak.  Siapa yang tidak senang, warga di sini kalau jalan tol jadi, dia bisa pulang kampung dari Riau ke Padang dan sebaliknya, lalu ke Medan."

"Jika sekarang sudah maju tambah maju lagi kota ini. Ini yang kita harapkan. Kami siap membantu kelancaran pembangunan tol," ujar Edi Mardianto.

Selain itu, menurutnya, memang di Sumatera Barat proses pembebasan lahannya agak sulit dari daerah lainnya di Sumatera.

Baca juga: Penampakan Jalan Tol Padang-Sicincin, Pembangunan Tetap Jalan, Progres Mencapai 37,98 Persen

Baca juga: Bantah Proyek Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin Dihentikan, HK: Kami Tetap Bekerja

Karena di Sumbar ini lahannya ada namanya tanah adat atau tanah ulayat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved