Breaking News:

Larangan Mudik di Sumbar Makan Korban Jiwa, Mahyeldi akan Evaluasi Sistem Penyekatan Perbatasan

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi, menyebut perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem penyekatan di pintu masuk Sumbar.

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat ditemui di Istana Gubernuran, Selasa (18/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi, menyebut perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem penyekatan di pintu masuk Sumbar.

Menurut Mahyeldi, evaluasi perlu dilakukan setelah sistem penyekatan memakan korban jiwa.

Selain itu, kata Mahyeldi, masih banyak juga pemudik yang lolos melewati pos penyekatan.

Baca juga: Pemeriksaan Kendaraan di Pos Penyekatan Perbatasan Sumbar-Riau Diperpanjang hingga 24 Mei 2021

Diketahui, masa larangan mudik telah berakhir pada 17 Mei 2021.

Seluruh personel dari Pemprov Sumbar, mulai dari Satpol PP hingga Dinas Perhubungan, ditarik.

"Pengawasan sudah dilakukan rutin kemarin itu. Kalau sudah habis masanya, tentu tidak boleh lagi di sana karena ada batasnya," kata Mahyeldi kepada TribunPadang.com, Selasa (18/5/2021).

Menurut Mahyeldi, kebijakan atau sistem penyekatan perlu dievaluasi.

Baca juga: Masa Larangan Mudik Berakhir, Pemprov Sumbar Tarik Seluruh Petugas di Perbatasan

Sebab, informasi yang ia terima masih banyak para pemudik yang lolos dari pemeriksaan petugas.

"Sebetulnya dari penyekatan kemarin itu, saya perlu ada evaluasi juga karena dari informasi yang saya dapatkan, juga masih banyak yang lewat. Itu juga terjadi di daerah yang lain, apalagi itu ada korban," terang Mahyeldi.

Halaman
123
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved