Hari Ketiga Pembelajaran Tatap Muka di SD 22 Ulak Karang, Siswa Dibagi Dua Kelompok 

Proses pembelajaran tatap muka di Kota Padang memasuki hari ke tiga dengan tetap menerapan protokol kesehatan.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Pembelajaran tatap muka di SD 22 Ulak Karang, Padang Utara, di hari ketiga dengan penerapan protokol kesehatan, Rabu (6/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Proses pembelajaran tatap muka di Kota Padang memasuki hari ke tiga dengan tetap menerapan protokol kesehatan.

Pantauan TribunPadang.com, di SDN 22 Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Rabu (6/1/2021) para siswa mengunakan masker, tempat duduk dijarakan, dan membawa bekal sendiri dari rumah.

Kepala SD 22 Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara Safnida mengatakan protokol kesehatan covid-19 di sekolah berjalan dengan baik.

Baca juga: Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Personel Satpol PP Padang Datangi Sekolah-sekolah, Awasi Prokes

Baca juga: Wawako Padang Lihat Langsung Proses Belajar Tatap Muka, Lakukan Pengawasan Agar Berjalan Lancar

Jauh sebelum pembelajaran tatap muka, SD 22 Ulak Karang sudah menyiapakan sarana dan prasarannya, seperti wastafel, sabun dan masker.

"Anak diantar orang tua, cukup sampai gerbang sekolah, lalu pengecekan suhu, jika seandainya suhu diatas 37,5 maka disuruh pulang. Tiga hari ini tidak ada yang suhunya lebih dari itu," kata Safnida.

Dijelaskannya, sesuai edaran Disdik Padang yang dibolehkan belajar tatap muka disekolah barulah kelas lima dan kelas enam.

Baca juga: Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Personel Satpol PP Padang Datangi Sekolah-sekolah, Awasi Prokes

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Tingkat SD di Padang Masih Transisi, Kelas 1 dan 2 Baru Masuk Pekan Ketiga

"Siswa ini dibagi menjadi dua kelompok atau rombongan belajar, kelompok A dan B. Saat ini kelompok A, besok, Kamis (7/1/2021) sampai Sabtu untuk kelompok B," tambahnya.

Safnida mengatakan saat kelompok A belajar tatap muka selama tiga hari dalam seminggu, maka kelompok B belajar secara daring.

"Kelas lima muridnya ada 12 orang, kemudian kelas enam ada 21 siswa, dibagi dua kelompok," ungkapnya.

Safnida menambahkan, sesuai permintaan orang tia, tiga orang siswa tetap belajar secara daring karena memiliki penyakit.

Baca juga: Cuma Padang Panjang yang Belum Gelar Belajar Tatap Muka di Sumbar, Kadisdik Ungkap Alasannya

Baca juga: Begini Tanggapan Guru di Kota Padang Mengenai Sekolah Tatap Muka

Sementara itu, siswa kelas tiga dan empat SD, barulah akan tatap muka pada minggu ke dua Januari.

"Kemudian, minggu ketiga barulah dari kelas satu sampai kelas enam, semuanya tatap muka dengan sift juga," ujarnya.

Safnida mengatakan ruangan kelas memadai, dikarena murid tidak terlalu banyak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved