Breaking News:

Polisi Amankan Pedagang Pempek, Diduga Melakukan Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur

Polsek Koto Tangah amankan pedagang pempek yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur saat berdagang.

TribunPadang.com/Rezi Azwar
Pelaku pelecehan anak di baeah umur saat diamankan petugas Polsek Koto Tangah, Jumat (11/12/2020) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polsek Koto Tangah amankan pedagang pempek yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur saat berdagang.

Pelaku diketahui berinisial MR (22) pedagang pempek keliling yang tinggal di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

MR (22) diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap 2 orang anak perempuan saat membeli pempeknya.

Baca juga: Pengakuan Penjaga Warnet yang Cabuli 5 Bocah di Padang: Saya juga Korban Pelecehan

Baca juga: Produser Film Hollywood Harvey Weistein Dijatuhi Hukuman Penjara 23 Tahun, Pelecehan Seksual

Baca juga: POPULER PADANG: Nasib Mahasiswi Korban Pelecehan Dosen| Viral Begal di Simpang Presiden

Pelaku diamankan pihak kepolisian pada Rabu (9/12/2020) sekitar pukul 23.30 WIB dan langsung dibawa ke Polsek Koto Tangah untuk dimintai keterangan.

Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah, Ipda Mardianto Padang mengatakan kalau sudah ada 2 korban yang melapor ke Polsek Koto Tangah.

"Kita amankan pelaku saat berjualan pempek, karena pelaku saat berjualan diduga melakukan pelecehan terhadap anak-anak," kata Ipda Mardianto Padang, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Nasib Mahasiswi Korban Pelecehan Dosen PTN di Padang, Kabur dari Rumah hingga Dianggap Hina

Baca juga: Curahan Hati Mahasiswi Korban Pelecehan Dosen PTN di Padang: Aku Ditarik ke Dalam WC, Terjadilah!

Baca juga: POPULER SUMBAR - Dugaan Pelecehan Mahasiswi Oleh Oknum Dosen| Ganefri Ketua PWNU Sumbar

Kata dia, pelaku diamankan setelah orang tua korban melapor ke Polsek Koto Tangah pada tanggal (9/12/2020).

Selanjutnya, pelaku diamankan di Polsek dan dilakukan interogasi sehingga diketahui kalau pelaku sudah melakukan tindak pidana pelecehan sebanyak 2 kali.

"Pelaku sudah 2 kali melakukan perbuatan pelecehan terhadap anak-anak inisial ZF (7) dan AH (5)," katanya.

Dijelaskannya, kalau pelaku beraksi saat berjualan pempek sambil keliling dan disaat itu pelaku berkesempatan melakukan tindak pidana.

Baca juga: Dugaan Pelecehan yang Dilakukan Oknum Guru Terbongkar dari Laporan Orangtua Korban

Baca juga: Polisi Sebut Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Padang Pariaman Ternyata Murid Sendiri

"Modusnya, yaitu dengan berlama-lama menggoreng pempek di becak dagangannya sehingga anak-anak mendekat dan naik ke atas becak dagangan pelaku," katanya.

Sewaktu menggoreng tersebut, pelaku melancarkan aksinya dengan memegang-megang tubuh korban dan alat kelamin korban.

"Terhadap kasus ini masih kita kembangkan untuk mencari tahu apakah masih ada korban lainnya," katanya. (*)

 
 

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved