Corona Sumbar

Pulau Pisang Gadang Bakal Jadi Tempat Karantina Pasien Covid-19, Bisa Berenang dan Berjemur

Pulau Pisang Gadang Direncanakan Tempat Karantina Pasien Covid-19, Mahyeldi: Bisa Berenang dan Berjemur di Pantai

Tayang:
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/DOKUMENTASI
Ilustrasi: Panorama pantai Pulau Pisang Kecil tampak dari kejauhan. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan Pemko Padang akan menambah tempat karantina.

"Selain di perumahan nelayan di Pasie Nan Tigo yang tinggal ditempati, nanti rencananya di pulau," kata Mahyeldi Ansharullah, Selasa (22/9/2020).

Rencananya, pihak Pemko Padang juga merancang agar pulau bisa dijadikan tempat karantina.

"Pulau ini direncanakan akan disiapkan fasilitasat bangunan di sana, Ini sedang kita rancang, dan persiapan dan koordinasikan," kata Mahyeldi.

Mahyeldi mangatakan pulau yang mungkinkan dijadikan tempat karantina Pulau Pisang Gadang.

Melalui masa karantina di pulau, maka pasien positif covid-19 bisa juga berenang di sana.

Hasil Swab Petugas Disanakerin Padang Negatif, Pelayanan Kartu Kuning; AK1 Kembali Dibuka

Posko Kesehatan Penanganan Covid-19 di Pasar Raya Padang, Disdag: Pedagang Bisa Periksakan Diri

"Selain isolasi bisa berenang, dan masih bisa berjemur di pantai, mudahan bisa dilakukan," ujar Mahyeldi.

Kemudian tempat karantina lainnya, ada juga Rusunawa di Lubuk Buaya yang tinggal ditempati.

"Kemudian kita harapkan Pemrov Sumbar juga melakukan penambahan, karena tidak tahu juga, kapan akan berakhirnya covid-19," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan persiapan berbagai tempat karantina ini dilakukan sebab kasus covid-19 belum bisa dipastikan kapan berakhirnya.

Klaster Baru

Dilansir TribunPadang.com, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan selain klaster perkantor, juga ada penyebaran covid-19 klaster perbankan.

"Sekarang juga ada klaster perbankan, BRI, selain sebelumnya klaster perkantoran," kata Mahyeldi Ansharullah, Selasa (22/9/2020).

Mahyeldi mengatakan Dinas Kesehatan (Dinkes) akan melakukan tracking, lalu swab tenggorokan secara menyeluruh.

Posko Kesehatan Penanganan Covid-19 di Pasar Raya Padang, Disdag: Pedagang Bisa Periksakan Diri

Pemko Padang Salurkan Dana Intensif Daerah Rp 3,8 M, Mahyeldi: Pembangunan Fisik Pasar Tradisional

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved