Banjir di Padang

Banjir di Depan Kampus UPI YPTK Padang Surut, Arus Lalu Lintas Kembali Lancar Malam Ini

Banjir di depan Kampus UPI YPTK Padang mulai surut total pada Rabu (13/5/2026) petang.

Tayang:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
BANJIR GENANGI JALAN - Penampakan banjir mulai surut di depan kampus UPI YPTK, Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (13/5/2026) pukul 18.23 WIB. Arus lalu lintas juga sudah mulai terurai pasca banjir surut. 

Ringkasan Berita:
  • Banjir depan UPI YPTK Padang mulai surut usai hujan hampir tiga jam.
  • Genangan sempat hambat kendaraan di Jalan Lubuk Begalung Padang.
  • Air meluap dari selokan dan aliran sawah hingga masuk ke badan jalan.
  • Pedagang sebut banjir biasanya surut satu jam setelah hujan reda.
  • Arus lalu lintas kini kembali lancar, pengendara mulai melintas normal.


TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Banjir di depan Kampus UPI YPTK Padang mulai surut total pada Rabu (13/5/2026) petang.

Genangan air yang sebelumnya menutupi badan jalan di kawasan Lubuk Begalung kini sudah mengalir habis ke arah selokan.

Pantauan Jurnalis TribunPadang.com, Muhammad Iqbal di lapangan sekira pukul 18.23 WIB, banjir mulai surut usai mengalir ke selokan di pinggir jalan.

Sebelumnya, banjir terpantau menggenang di badan jalan pukul 17.00 WIB, hingga pukul 18.23 WIB sudah surut.

Banjir juga sempat menghambat akses lalu lintas, karena arus cukup deras dan ketinggiannya mencapai 5 sentimeter.

Baca juga: Ekonom Unand Ingatkan Dampak Rupiah Melemah bagi Sumbar, Harga Barang dan Biaya Produksi Bisa Naik

Usai surut, arus lalu lintas juga sudah mulai lancar kembali dan tidak terjadi kemacetan di ruas jalan Lubuk Begalung tersebut.

Sementara, lampu-lampu pedagang kaki lima (PKL) di pinggir jalan juga sudah menyala, pertanda malam sudah mulai datang.

Hujan juga tampak sudah reda, usai berlangsung hampir tiga jam sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Pedagang salad dan jamu, Alif mengatakan banjir sudah mulai surut, biasanya memang berlangsung sekitar satu jam pasca menggenang.

"Sekarang sudah berangsur surut, paling lama satu jam lebih. Baru normal kembali," kata dia di lokasi.

Ia menjelaskan, lokasi jalan di lapaknya juga sedikit rendah, sehingga hujan lebat sering menggenang.

"Ditambah di dekat sini, ada aliran air dari sawah warga, kalau hujan lebat meluap, selokan di sini juga penuh, makanya menggenang ke badan jalan," tambahnya.

Baca juga: Sungai Batang Aia Dingin Padang Meluap, Warga Lubuk Minturun Cemas Trauma Galodo

Tertunda Buka Lapak

Sejumlah pedagang kaki lima di depan Kampus UPI, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang harus terlambat membuka lapak akibat hujan dan banjir menggenangi badan jalan, Rabu (13/5/2026).

Diketahui, hujan lebat sudah mengguyur Kota Padang sejak Rabu siang, sekira pukul 14.30 WIB hingga 17.00 WIB.

Akibatnya air meluap dan menggenangi badan jalan, sehingga banyak pedagang mengalami keterlambatan membuka lapak.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved