Banjir di Padang
Banjir Rendam Jalan Depan Kampus UPI YPTK Padang, Macet Parah Mengular Saat Jam Pulang Kerja
Banjir rendam jalan depan Kampus UPI YPTK Padang, tepatnya di Jalan Raya Lubuk Begalung, Kota Padang,
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Banjir rendam jalan depan UPI YPTK Padang saat jam pulang kerja.
- Kendaraan mengular, arus lalu lintas macet hingga sore hari.
- Sejumlah motor mogok usai nekat menerobos genangan air.
- Pedagang sebut air naik cepat setelah hujan deras turun.
- Hingga petang, banjir belum surut dan kemacetan terus terjadi.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Banjir rendam jalan depan Kampus UPI YPTK Padang, tepatnya di Jalan Raya Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Rabu (13/5/2026) sore.
Genangan air ini memicu kemacetan parah yang mengular panjang di kawasan tersebut, bertepatan dengan momen jam pulang kerja.
Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengular dan bergerak lambat saat melintasi lokasi banjir.
Pantauan TribunPadang.com di lokasi, kemacetan terjadi sejak pukul 17.00 WIB hingga 17.35 WIB. Hingga sore hari, genangan air di badan jalan juga belum surut.
Banjir yang merendam jalan membuat banyak pengendara memilih memperlambat laju kendaraan saat melintas.
Baca juga: Hujan Lebat Guyur Kota Padang, Banjir Rendam Jalan Lubuk Begalung hingga Arus Lalu Lintas Tersendat
Kondisi ini diperparah dengan tingginya volume kendaraan pada jam sibuk sore hari.
Sejumlah pengendara motor bahkan mengalami mogok saat menerobos genangan air.
Seorang pedagang di sekitar lokasi, Yurnaini, mengatakan banjir mulai terjadi sejak pukul 15.20 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
“Air mulai naik sekitar pukul 15.20 WIB. Banyak motor pengendara yang mati karena nekat lewat banjir,” ujarnya di lokasi.
Menurutnya, genangan air cukup tinggi sehingga membuat kendaraan kesulitan melintas.
Baca juga: Kasus Bayi Alceo, Dinkes Sumbar Sebut RSUP M Djamil Belum Penuhi Panggilan
Warga lainnya, Andika, mengaku sepeda motornya mogok setelah melintasi banjir di depan kampus tersebut.
“Motor saya mati karena businya basah kena air,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di depan Kampus UPI YPTK Padang masih mengalami kepadatan dan genangan air belum surut.
Banjir Rendam Jalan di Lubeg
Banjir menggenangi badan jalan di depan Budiman Swalayan, Lubuk Begalung, Kota Padang, Rabu (13/5/2026) sore.
Banjir terjadi usai hujan lebat yang mengguyur Kota Padang sejak pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB.
banjir di Padang
evakuasi banjir di Padang
UPI YPTK Padang
Kampus UPI YPTK
macet panjang
macet parah
| Hujan Lebat Guyur Kota Padang, Banjir Rendam Jalan Lubuk Begalung hingga Arus Lalu Lintas Tersendat |
|
|---|
| Mata Pencaharian yang Terkubur: Menagih Janji Pemulihan Ekonomi di Batu Busuk Padang |
|
|---|
| Anggota DPRD Iskandar Minta Penyintas Bencana di Huntara Kapalo Koto Sabar Tunggu Bantuan Lauk Pauk |
|
|---|
| 32 KK di Huntara Kapalo Koto Padang Belum Terima Bantuan Jadup Rp1,3 Juta, Ini Daftar Namanya |
|
|---|
| Penyintas Banjir di Kapalo Koto Terima Bantuan Lauk Pauk, Afrianti: Saya Menerima Rp16.100.000 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Banjir-merendam-Jalan-RaysYPTK-Padastan-panjang-terjadi-s-mogok.jpg)