KPU Sebut Partisipasi Pemilih Pada Pemilu 2019 di Sumbar Bervariasi

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar Amnasmen menyebut partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 di Sumbar bervariasi.

KPU Sebut Partisipasi Pemilih Pada Pemilu 2019 di Sumbar Bervariasi
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar Amnasmen 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar Amnasmen menyebut partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 di Sumbar bervariasi.

"Di Sumatera Barat ada variasi target partisipasi pemilih yang hadir. Presiden dan Wakil Presiden itu 78,98 persen, DPR RI 78,78 persen, DPD RI 78,82 persen, dan DPRD Provinsi 78,75 persen.

KPU Tetapkan Perolehan Kursi DPRD Sumbar, Gerindra Terbanyak, 7 Partai Tak Punya Kursi

KPUD Akhirnya Tetapkan 30 Anggota DPRD Sijunjung Terpilih, Berikut Ini Nama-namanya

Ikut Kurban Bersama PKPU Human Initiative Sumbar, Dapat Diskon Umrah Rp 1 Juta

Itu melampaui target nasional yang diberikan KPU RI yakni 77,5 persen," kata Amnasmen di Padang, Rabu (14/8/2019).

Ia berterimakasih kepada seluruh masyarakat Provinsi Sumbar, Pemda, serta pihak yang telah berpartisipasi dan menggunakan hak pilih pada Pemilu 17 April 2019.

Dia menyebut partisipasi pemilih meningkat karena kesadaran berdemokrasi oleh publik atau masyarakat semakin tinggi.

KPU Tetapkan 25 Anggota Dewan Peraih Kursi untuk DPRD Kota Payakumbuh

KPU Tetapkan 20 Calon Terpilih Anggota DPRD Kota Padang Panjang, PAN Peroleh Kursi Terbanyak

KPU Sumbar: Tak Ada Sengketa, KPU Kabupaten/Kota Segera Tetapkan Caleg Terpilih

Menurutnya, masyarakat sudah mengetahui bahwa Pemilu itu penting.

"Lalu juga banyak variabel lain termasuk juga kepercayaan kepada parpol, penyelenggara, peserta dan calon legislatif. Dengan bekal kepercayaan, masyarakat lebih maksimal dalam menentukan pilihan," jelas Amnasmen.

Ia juga menilai meningkatnya partisipasi pemilih juga karena pilpres dan pileg yang diselenggarakan serentak.

KPU Sumbar Siapkan Materi Jawaban Gugatan Sengketa Pileg, Dijadwalkan Bersidang 9 Juli Mendatang

Mantan Penasehat KPK Abdullah Hehamahua Sebut KPU Gagal Menjalankan Tugas di Pemilu 2019

KPU Temukan Keanehan pada Bukti Amplop yang Dibawa Beti Kristiana di Sidang Mahkamah Konstitusi

Terkait sedikitnya caleg perempuan yang lolos menduduki bangku anggota dewan, Amnasmen mengatakan pihaknya telah memberi ruang yang cukup agar supaya caleg perempuan lebih dikenal dan pada akhirnya dipilih masyarakat.

"Pada akhirnya masyarakat yang menentukan pilihan. Ini bisa juga menjadi evaluasi bagi parpol dan caleg perempuan bagaimana pada pemilu berikutnya mereka bisa lebih dikenal dan kampanyenya lebih mengena kepada masyarakat," kata Amnasmen. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved