Peluru Nyasar

UNP Minta Solusi Permanen Usai Kasus Peluru Nyasar, Dorong Pemindahan Lapangan Tembak

Sekretaris Universitas Negeri Padang (UNP), Erianjoni, angkat bicara memberikan tanggapan terkait insiden peluru nyasar

Tayang:
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
PELURU NYASAR - Sebuah insiden mengerikan yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) menyisakan cerita mencekam dari para mahasiswa yang berada di lokasi kejadian. Peristiwa peluru nyasar yang tiba-tiba datang tersebut seketika mengubah suasana sore yang tenang menjadi penuh kepanikan massal, Selasa (2/6/2026). Pihak UNP meminta agar Kodam XX/TIB bisa memindahkan lokasi lapangan latihan menembak. 

Ringkasan Berita:
  • Sekretaris UNP, Erianjoni, menanggapi insiden peluru nyasar yang melukai warga di kampus UNP dan menegaskan perlunya solusi permanen dari pihak militer. 
  • TNI disebut telah merespons cepat dengan menghentikan sementara aktivitas latihan tembak dan mencari solusi atas kejadian tersebut.
  • UNP dan masyarakat sekitar kini khawatir terhadap keamanan lingkungan kampus, sehingga muncul tuntutan agar lokasi latihan tembak dipindahkan.

 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sekretaris Universitas Negeri Padang (UNP), Erianjoni, angkat bicara memberikan tanggapan terkait insiden peluru nyasar yang menghantam kawasan kampus pada Selasa (2/6/2026) lalu.

Dalam keterangannya, Erianjoni menegaskan bahwa pihak rektorat menaruh perhatian serius terhadap keselamatan civitas akademika dan mendesak adanya solusi permanen dari pihak militer.

Erianjoni mengungkapkan bahwa pihak TNI langsung merespons cepat pasca-kejadian. Dalam pertemuan darurat yang digelar pada malam hari setelah insiden, perwakilan TNI memberikan pernyataan langsung di hadapan jajaran pimpinan UNP.

"Iya, kita tidak meminta ke pihak TNI, tapi itu pernyataan TNI di hadapan pimpinan UNP pada malam pasca-kejadian tersebut, akan menghentikan sementara aktivitas latihan tembak dan akan mencarikan solusi," ujar Erianjoni saat dihubungi Sabtu (6/6/2026).

Baca juga: Cuaca Panas Melanda Sumatra, BMKG Ungkap Penyebab dan Imbau Warga Waspada Karhutla hingga Dehidrasi

Kekhawatiran Warga Kampus dan Sekitar Meningkat

Lebih lanjut, Erianjoni menjelaskan bahwa situasi di lapangan berkembang dinamis. Trauma akibat dentuman dan ancaman peluru nyasar tersebut membuat tensi kekhawatiran di lingkungan kampus dan pemukiman sekitar semakin meningkat.

"Tapi sejalan dengan perkembangan isu, warga kampus dan warga masyarakat sekitar kampus khawatir akan keamanannya," jelasnya.

Tuntutan Pemindahan Lokasi Latihan Tembak

Mewakili aspirasi yang berkembang, Erianjoni menyampaikan tuntutan dari warga dan mahasiswa. Pihak kampus menilai penghentian sementara tidaklah cukup, melainkan harus ada tindakan preventif yang radikal agar peristiwa mencekam ini tidak menjadi teror berkepanjangan.

"Masyarakat sekitar meminta aktivitas latihan menembak dipindahkan, agar jangan terjadi lagi peristiwa serupa di kemudian hari," tegasnya.

060626 peluru nyasar unp 2
PELURU NYASAR - Sebuah insiden mengerikan yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) menyisakan cerita mencekam dari para mahasiswa yang berada di lokasi kejadian. Peristiwa peluru nyasar yang tiba-tiba datang tersebut seketika mengubah suasana sore yang tenang menjadi penuh kepanikan massal, Selasa (2/6/2026). Pihak UNP meminta agar Kodam XX/TIB bisa memindahkan lokasi lapangan latihan menembak.

Terkait realisasi pemindahan lapangan tembak tersebut, Erianjoni menyatakan bahwa hal itu sepenuhnya menjadi wewenang dan tanggung jawab penuh jajaran komando militer terkait.

Pihak UNP mempercayakan penyelesaian masalah ini kepada Kodam XX Imam Bonjol. Menurutnya, pemindahan lokasi adalah satu-satunya jalan keluar demi mengembalikan rasa aman di lingkungan institusi pendidikan tersebut.

"Itu urusan dari pihak Kodam XX Imam Bonjol yang akan mencarikan solusi. Kalau memang dipindahkan, tentu akan menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh civitas akademika UNP," pungkas Erianjoni.

Baca juga: Dalami Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam XX/TIB Gelar Uji Balistik

Kesaksian Mahasiswa: Suasana Mencekam Saat Kejadian

Sebelumnya, Salah seorang mahasiswa UNP bernama Siti, menceritakan kembali momen mengerikan saat peluru nyasar tersebut tiba-tiba datang dan melukai salah satu mahasiswi.

Siti mengungkapkan bahwa pada hari Selasa kemarin, dirinya juga berada di lokasi yang sama bersama rekan-rekannya untuk keperluan menggarap tugas video.

"Saat kejadian, situasi langsung berubah mencekam. Saya melihat ada seorang perempuan yang menangis histeris," ujar Siti saat ditemui.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved