Cuaca di Sumbar

Cuaca Panas Melanda Sumatra, BMKG Ungkap Penyebab dan Imbau Warga Waspada Karhutla hingga Dehidrasi

Cuaca panas dan gerah tengah dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Pulau Sumatra dalam beberapa hari terakhir

Tayang:
TribunPadang.com/Tangkapan Layar Media Sosial @infoandalas
CUACA PANAS – Peta suhu yang dirasakan tubuh manusia (feels like temperature) menunjukkan sebagian besar wilayah Pulau Sumatra dilanda cuaca panas pada Jumat (5/6/2026). Kota Pekanbaru mencatat suhu tertinggi mencapai 41 derajat Celsius, sementara Medan, Palembang, dan Bengkulu berada di angka 40 derajat Celsius. BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi minimnya pasokan uap air akibat pergerakan angin dari Australia, sehingga pembentukan awan hujan berkurang dan cuaca panas lebih dominan. 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca panas dan gerah tengah melanda sebagian besar wilayah Pulau Sumatra. 
  • Kota Pekanbaru mencatat suhu tertinggi mencapai 41 derajat Celsius, disusul Medan, Palembang, dan Bengkulu dengan 40 derajat Celsius.
  • BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh pergerakan angin dari Australia menuju Asia yang membawa sedikit uap air. Akibatnya, pembentukan awan hujan berkurang sehingga cuaca cerah lebih dominan dan suhu terasa lebih panas.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Cuaca panas dan gerah tengah dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Pulau Sumatra dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan pemantauan suhu pada siang hari, sejumlah kota besar di Sumatra mencatat suhu yang cukup tinggi sehingga aktivitas masyarakat di luar ruangan terasa lebih menyengat dibanding biasanya.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di satu atau dua daerah, melainkan hampir merata di berbagai wilayah Sumatra. Bahkan, berdasarkan data suhu yang dirasakan tubuh manusia atau feels like temperature, beberapa kota besar mencatat angka yang tergolong ekstrem.

Dilansir dari akun informasi cuaca regional @infoandalas, berdasarkan data satelit cuaca pada Jumat (5/6/2026) pukul 13.00 WIB, suhu yang dirasakan tubuh manusia di sejumlah kota besar di Sumatra mencapai angka yang jauh lebih tinggi dibanding suhu udara yang tercatat pada termometer.

Pekanbaru Catat Suhu Tertinggi

Dari data yang dirilis tersebut, Kota Pekanbaru menjadi wilayah dengan suhu feels like tertinggi di Pulau Sumatra, yakni mencapai 41 derajat Celsius.

Tingginya suhu yang dirasakan masyarakat itu menunjukkan adanya kombinasi antara suhu udara permukaan dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi.

Baca juga: Satpol PP Gerebek Kos dan Hotel Melati di Padang, 13 Orang Terjaring Razia Trantibum

Akibatnya, hawa panas yang dirasakan menjadi lebih menyengat dibandingkan suhu udara sebenarnya.

Tidak hanya Pekanbaru, sejumlah kota besar lainnya juga mencatat suhu yang cukup tinggi.

Kota Medan, Palembang dan Bengkulu sama-sama mencatat suhu feels like sebesar 40 derajat Celsius. Sementara itu, Kota Jambi berada di angka 38 derajat Celsius dan Banda Aceh mencapai 37 derajat Celsius.

Adapun Kota Padang mencatat suhu feels like sebesar 35 derajat Celsius. Meski lebih rendah dibanding sejumlah kota besar lainnya di Sumatra, kondisi cuaca di Kota Padang tetap terasa panas dan gerah, terutama pada siang hingga sore hari.

Dataran Rendah Sumatra Didominasi Warna Merah Pekat

Visualisasi peta termal yang dirilis turut menunjukkan sebaran suhu panas yang melanda Pulau Sumatra.

Pada peta tersebut, warna merah pekat mendominasi wilayah dataran rendah di sepanjang pesisir timur Sumatra, mulai dari Sumatra Utara, Riau, Jambi hingga Sumatra Selatan.

Sementara itu, wilayah yang berada di kawasan Pegunungan Bukit Barisan terlihat memiliki gradasi warna yang lebih terang, menandakan suhu yang relatif lebih rendah dibandingkan kawasan dataran rendah.

Fenomena serupa juga terjadi di negara-negara tetangga. Kuala Lumpur dan Singapura masing-masing tercatat memiliki suhu feels like sebesar 39 derajat Celsius.

BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Panas

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, Jeni Andrian, menjelaskan kondisi cuaca panas yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh pola pergerakan angin musiman yang sedang berlangsung.

Menurutnya, saat ini matahari berada di belahan bumi utara sehingga arah pergerakan angin berasal dari wilayah selatan atau Australia menuju Asia.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini Sabtu 6 Juni 2026: Sejumlah Daerah Diguyur Hujan Ringan

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved