Berita Populer Padang

3 Berita Populer Padang Hari Ini: Sitinjau Macet Total, Pengusaha Tahu Terjepit, Kapal Nelayan Karam

Simak sejumlah informasi menarik seputar Kota Padang dirangkum dalam berita populer Padang, Sabtu (6/6/2026).

Tayang:
Dokumentasi/WAG Sitinjau Lauik
KEMACETAN- Arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan tersendat usai truk rusak di Tunggua, Jumat (5/6/2026). 

"Kalau harganya kembali naik, saya terpaksa menaikan harga penjualan. Sekarang masih Rp600 per petak tahu dengan ukuran 5x5 sentimeter," tambahnya.

Sementara, pembeli bernama Yudi Sandria mengatakan harga tahu masih stabil saat nilai tukar rupiah melemah.

Kata dia harga per petak tahu di pasaran dijual Rp1.200 hingga Rp1.500. Harga ini masih kategori normal di pasaran.

"Belum ada kenaikan, masih sama seperti biasa per petak," ucapnya.

3. KM Anugrah Dilaporkan Karam di Pasie Nan Tigo Padang

Sebuah kapal jenis bagan bernama KM Anugrah dilaporkan karam di kawasan Pasia Kandang, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (5/6/2026). Informasi mengenai karamnya kapal nelayan ini langsung memicu respons cepat dari pihak kelurahan dan aparat keamanan setempat.

Hingga saat ini, pihak terkait masih terus mengumpulkan data di lapangan guna memastikan kronologi dan kondisi para awak kapal.

Lurah Pasie Nan Tigo, Lia Prima Sri Indah, membenarkan adanya laporan mengenai insiden yang menimpa KM Anugrah tersebut.

Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, Lia menyatakan bahwa pihaknya baru saja menerima laporan dari masyarakat.

"Iya, kami baru saja mendapatkan informasi mengenai adanya bagan yang karam tersebut," ujar Lia Prima Sri Indah saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Begitu menerima laporan dari warga, pihak Kelurahan Pasie Nan Tigo langsung bergerak cepat melakukan koordinasi.

Lia menegaskan bahwa pihaknya telah menghubungi aparat keamanan di sektor perairan untuk segera melakukan tindakan penyelamatan dan pengecekan.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kamtib (Keamanan dan Ketertiban) serta Babinsa Laut," ungkapnya menjelaskan langkah awal yang diambil.

Menurut keterangan Lia, petugas dari Babinsa Laut dan Kamtib tidak membuang waktu setelah menerima laporan tersebut.

Aparat gabungan langsung dikerahkan dan saat ini tengah menuju titik lokasi di mana KM Anugrah dilaporkan mengalami kecelakaan.

"Mereka (petugas Kamtib dan Babinsa Laut) sudah meluncur ke sana, ke lokasi kejadian," tambah Lia.

Berdasarkan data awal yang dihimpun peristiwa ini terjadi di kawasan, Pasia Kandang, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.

Baca juga: BMKG Catat 17 Gempa Bumi Guncang Sumbar Sepekan, Warga Diminta Tetap Waspada

Lia Prima Sri Indah juga menjelaskan bahwa informasi pertama mengenai insiden KM Anugrah ini murni berasal dari laporan masyarakat.

Warga yang melihat atau mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi pihak kelurahan.

"Saya dapat informasi ini pertama kali dari warga setempat yang melapor," jelasnya.

Mengingat informasi yang masuk masih sangat awal, pihak kelurahan belum bisa memberikan rincian mengenai penyebab karamnya kapal maupun jumlah kru di dalamnya.

Lia meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil pemeriksaan langsung dari petugas yang saat ini sedang berada di lapangan.

"Supaya kita bisa dapat informasi yang jelas dan akurat, mari kita tunggu perkembangan dari lapangan," tuturnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved