Berita Populer Padang

3 Berita Populer Padang Hari Ini: Sitinjau Macet Total, Pengusaha Tahu Terjepit, Kapal Nelayan Karam

Simak sejumlah informasi menarik seputar Kota Padang dirangkum dalam berita populer Padang, Sabtu (6/6/2026).

Tayang:
Dokumentasi/WAG Sitinjau Lauik
KEMACETAN- Arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan tersendat usai truk rusak di Tunggua, Jumat (5/6/2026). 

"Kita lihat nanti, tentu disesuaikan juga dengan harga kedelainya," tambah Suyitno.

Nilai tukar rupiah yang terus melemah, membuat pengusaha ikut terdampak akibat bahan baku kedelai melonjak naik.

Salah satu produksi tahu di Jalan Raya Kalumbuk, Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang menyebut harga kedelai sudah melonjak sebelum puasa Ramadan 2026.

Kurang lebih jarak antara produksi tahu ini dengan Universitas Azkia hanya 600 meter. Jika ditempuh dengan kendaraan roda dua kurang lebih tiga menit.

Naiknya harga bahan baku kedelai, membuat ia khawatir, sebab untuk harga penjualan masih dipertahankan hingga sekarang.

Pengusaha tahu Sumedang, Suyitno mengaku merasa cemas dan khawatir terkait mahalnya harga bahan baku kedelai tersebut.

Ia juga masih bimbang antara menaikan harga atau tetap menjual di harga yang sekarang.

"Sangat berdampak, saya masih bingung apakah menaikan harga atau tidak, sekarang masih harga penjualan lama. Tapi, saya memikirkan risiko juga kalau harga naik, karena konsumen bakal berkurang," ucap Suyitno.

Kata dia, untuk satu karung kedelai dengan berat 50 kilogram, harganya sudah melonjak Rp50.000 dari nilai awal.

Kenaikan harga ini terjadi sebelum puasa Ramdan, hingga sekarang masih belum turun.

"Awalnya cuma Rp470.000 satu karung dengan bobot 50 kilogram, kini sudah mencapai Rp549.000," pungkasnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Penimbun Bio Solar Subsidi di Sijunjung, Pasok untuk Penambang Emas Ilegal

Dalam setiap harinya, ia mengaku menghabiskan empat karung atau 200 kilogram kedelai untuk memproduksi tahu.

Sehingga, dengan kenaikan Rp50.000 per 50 kilogram, Suyitno harus merogoh kocek lebih dari biasanya.

"Tapi mau bagaimanapun saya harus tetap beli, karena produksi tetap jalan, kalau tidak, konsumen hilang. Dalam sehari kita habiskan empat karung," kata dia.

Ia menambahkan, apabila harga bahan baku kedelai terus merangkak naik, kecil kemungkinan akan mempertahankan harga sama.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved