Berita Populer Padang

3 BERITA POPULER PADANG: Harga Plastik Melejit, Kepulangan Jemaah Haji dan Proyektil Peluru Nyasar

akibat nilai tukar rupiah terus melemah, harga plastik di Pasar Raya, Kelurahan Kampung Jawa, Kota Padang melonjak naik.

Tayang:
Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Iqbal
HARGA PLASTIK- Penampakan tumpukan barang berbahan plastik di sebuah kedai di Pasar Raya, Kampung Jawa, Kota Padang, Kamis (4/6/2026). Pedagang, Fahrul sebut harga plastik melonjak naik seiring melemahnya kurs rupiah. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Simak sejumlah informasi menarik seputar Kota Padang dirangkum dalam berita populer Padang.

Kabar pertama, akibat nilai tukar rupiah terus melemah, harga plastik di Pasar Raya, Kelurahan Kampung Jawa, Kota Padang melonjak naik.

Sejumlah pedagang mengaku harga jual plastik polyethylene (PE) mencapai Rp47.000 hingga Rp48.000 sekilo.

Selanjutnya, suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti kawasan Asrama Haji Padang pada Rabu (3/6/2026) malam.

Isak tangis bahagia pecah saat rombongan bus yang membawa jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 01 Debarkasi Padang secara perlahan memasuki gerbang kompleks asrama.

Terakhir, penyelidikan kasus dugaan peluru nyasar yang melukai seorang mahasiswi dan warga sipil di kawasan Kampus Universitas Negeri Padang (UNP) masih terus berlanjut.

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) mengungkapkan bahwa proyektil yang berhasil dikeluarkan dari tubuh korban memiliki kaliber berbeda dengan amunisi yang biasa digunakan dalam latihan menembak yang digelar pada saat kejadian.

Baca selengkapnya berikut ini:

1. Dampak Rupiah Melemah, Harga Plastik di Pasar Raya Padang Tembus Rp48 Ribu Sekilo

Akibat nilai tukar rupiah terus melemah, harga plastik di Pasar Raya, Kelurahan Kampung Jawa, Kota Padang melonjak naik.

Sejumlah pedagang mengaku harga jual plastik polyethylene (PE) mencapai Rp47.000 hingga Rp48.000 sekilo.

Pedagang, Fahrul, mengatakan harga jual plastik PE biasanya hanya berkisar Rp28.000 per kilogram.

"Penjualannya untuk saat ini Rp47.000-48.000 sekilo, kalau dulu cuma Rp28.000," kata Fahrul saat ditemui di kedainya, Pasar Raya Padang, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, sebelum terjadi kenaikan plastik yang diimpor tersebut, modal awal hanya Rp26.000 per kilogram.

Baca juga: Rupiah Terus Tertekan, Ekonom Unand Minta Sumbar Perkuat Pariwisata dan Ekspor Produk Lokal

Sedangkan untuk sekarang, modalnya melonjak mencapai Rp46.000 untuk satu kilogramnya.

"Tapi kebanyakan barang di toko saya masih stok lama, beberapa sudah ada stok baru, dan modalnya masih tinggi," ujarnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved