Harga Plastik Naik
Selain Rupiah, Kelangkaan Solar Bikin Ongkos Angkut Plastik Naik Rp300 per Kilo
"Ongkos pengangkutan menjadi naik, akibat solar susah, terpaksa menambah Rp300 untuk per kilogram plastik yang dibawa," sebutnya.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Rupiah melemah hingga berdampak pada harga plastik di Kota Padang.
- Selain nilai tukar rupiah, kesulitan mendapatkan BBM subsidi jenis solar membuat harga melonjak.
- Harga jual plastik polyethylene (PE) mencapai Rp47.000 hingga Rp48.000 sekilo.
- Pedagang, Fahrul, mengatakan harga jual plastik PE biasanya hanya berkisar Rp28.000 per kilogram.
- Harga styrofoam dengan ukuran kecil dari Rp28.000, kini sudah dijual Rp40.000 an per pack.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kelangkaan solar dalam sebulan terakhir mulai memicu lonjakan harga barang pokok di Kota Padang, salah satunya komoditas plastik di Pasar Raya Padang.
Sulitnya mendapatkan bahan bakar truk pengangkut ini membuat jalur distribusi terhambat hingga memaksa pedagang menaikkan harga jual akibat membengkaknya ongkos angkut.
Pedagang plastik Pasar Raya Padang, Fahrul, menyebut melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS berdampak terhadap harga plastik.
Selain nilai tukar rupiah, kesulitan mendapatkan BBM subsidi jenis solar bagi para pengendara, khususnya truk pengangkut barang juga membuat harga melonjak.
"Solar sudah sebulan lebih sudah, distribusi barang ke Kota Padang juga terganggu, bahkan habis beberapa hari baru sampai," kata Fahrul, saat ditemui di kedainya, Pasar Raya Padang, Kamis (4/6/2026).
Baca juga: Dampak Rupiah Melemah, Harga Plastik di Pasar Raya Padang Tembus Rp48 Ribu Sekilo
Di sisi lain, peningkatan ongkos distribusi juga meningkat. Dari sebelumnya Rp1.200 untuk sekilo plastik, sekarang menjadi Rp1.500.
Sehingga, penjualan juga harus mengikuti biaya produksi yang meningkat tersebut.
"Ongkos pengangkutan menjadi naik, akibat solar susah, terpaksa menambah Rp300 untuk per kilogram plastik yang dibawa," sebutnya.
Harga Plastik di Pasar Raya Padang Tembus Rp48.000 Sekilo
Akibat nilai tukar rupiah terus melemah, harga plastik di Pasar Raya, Kelurahan Kampung Jawa, Kota Padang melonjak naik.
Sejumlah pedagang mengaku harga jual plastik polyethylene (PE) mencapai Rp47.000 hingga Rp48.000 sekilo.
Pedagang, Fahrul, mengatakan harga jual plastik PE biasanya hanya berkisar Rp28.000 per kilogram.
"Penjualannya untuk saat ini Rp47.000-48.000 sekilo, kalau dulu cuma Rp28.000," kata Fahrul.
Baca juga: Rupiah Terus Tertekan, Ekonom Unand Minta Sumbar Perkuat Pariwisata dan Ekspor Produk Lokal
Ia menjelaskan, sebelum terjadi kenaikan plastik yang diimpor tersebut, modal awal hanya Rp26.000 per kilogram.
Sedangkan untuk sekarang, modalnya melonjak mencapai Rp46.000 untuk satu kilogramnya.
"Tapi kebanyakan barang di toko saya masih stok lama, beberapa sudah ada stok baru, dan modalnya masih tinggi," ujarnya.
kenaikan harga plastik
penyebab harga plastik naik
kenaikan plastik Pasar Raya Padang
harga plastik di Pasar Raya Padang
Harga plastik di Padang
harga cup plastik Padang
harga plastik Padang hari ini
Kantong Plastik
Pasar Raya Padang
Padang
Rupiah Melemah
solar langka
Penyebab Bio Solar Langka
Solar Langka di Sumbar
solar
| Dampak Rupiah Melemah, Harga Plastik di Pasar Raya Padang Tembus Rp48 Ribu Sekilo |
|
|---|
| Intip Ketangguhan Keranjang Daur Ulang Milik Dalima, Bisa Tahan Bertahun-tahun |
|
|---|
| Melawan Mahalnya Plastik di Padang, Dalima Beralih ke Keranjang Daur Ulang |
|
|---|
| Harga Plastik Melonjak, Pedagang di Padang Naikkan Harga hingga Kurangi Porsi |
|
|---|
| Harga Plastik di Padang Melonjak, Pedagang Sebut Dampak Gangguan Pasokan Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pedagang-plastik-pasar-raya-padang-2-462026.jpg)