Antre Panjang Truk di SPBU

SPBU Kuranji Padang Diserbu Truk, Antrean Solar Mengular Sampai Bahu Jalan

Pemandangan antrean panjang kendaraan kembali menghiasi salah satu sudut Kota Padang, Sumatra Barat pada akhir pekan ini.

Tayang:
TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia
ANTRE SOLAR - Antrean kendaraan angkutan barang kembali mengular di sejumlah SPBU di Kota Padang, Sumatra Barat. Pemandangan ini salah satunya terlihat di SPBU Pertamina Kayu Gadang, Simpang Kampus, Kelurahan Pasa Ambacang, Kecamatan Kuranji, pada Minggu (31/5/2026) pagi. Ramainya antrean BBM jenis solar hingga meluber ke bahu jalan. 

Alfan mengungkapkan, dirinya sengaja memilih waktu mengantre pada pagi hari untuk menghindari kepadatan yang lebih parah yang biasanya terjadi pada siang atau sore hari.

Menurut analisanya, kondisi antrean yang dirasa tidak terlalu padat ini juga dipengaruhi oleh momentum libur panjang hari raya yang sedang berlangsung saat ini.

Lebih lanjut, Alfan menceritakan bagaimana dinamika para sopir truk saat harus berhadapan dengan masa tunggu yang panjang di dalam antrean bahan bakar.

"Biasanya kalau antrean sedang lama sekali, mobil terpaksa dipinggirkan dulu ke tepi. Kami bahkan sampai bisa jajan atau menyempatkan diri makan nasi dulu di warung," tutur Alfan di lokasi.

Baca juga: Cerita Sopir Truk di Padang Pasrah Jika Solar Habis Sebelum Giliran, Pilih Matikan Mesin & Menunggu

Sopir Khawatir Stok Solar Habis di Tengah Antrean

Meski sabar mengantre, terselip kekhawatiran besar di hati para sopir truk. Ketakutan terbesar mereka adalah kehabisan pasokan solar tepat sebelum giliran kendaraan mereka tiba di depan mesin pompa.

Harapan agar stok solar di SPBU tidak habis di tengah jalan juga disampaikan oleh Naldi, sopir truk lainnya yang ditemui reporter saat sedang mengantre di lajur yang sama.

Naldi mengaku dirinya juga sudah menghabiskan waktu sekitar satu jam berdiri di dalam barisan kendaraan demi bisa mendapatkan bahan bakar solar untuk armadanya.

Bagi Naldi, jika nasib kurang beruntung menimpa mereka dan solar habis di tengah jalan, maka para sopir tidak memiliki pilihan lain selain bersabar dan mengatur ulang strategi kerja mereka.

Kehabisan pasokan BBM di SPBU tujuan memaksa mereka untuk mencari bahan bakar ke tempat lain yang lokasinya bisa jadi jauh lebih jauh dari rute perjalanan normal mereka.

"Kalau solar habis di giliran kita, ya harus sabar. Konsekuensinya harus antre lagi di tempat lain, bahkan lebih jauh beberapa hari sebelum tugas atau jadwal kerja dimulai," tutup Naldi.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved